|
Menu Close Menu

Kapolres Trenggalek Apresiasi Pesilat dan Masyarakat, Suroan 2026 Berlangsung Aman dan Kondusif

Kamis, 18 Juni 2026 | 19.40 WIB

 

Kapolres Trenggalek, AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K. (Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Trenggalek – Pelaksanaan tradisi Suroan sekaligus pengesahan warga baru perguruan pencak silat di Kabupaten Trenggalek tahun 2026 berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Kesuksesan agenda tahunan yang diikuti ribuan pesilat tersebut mendapat apresiasi langsung dari Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K.


Kapolres menyampaikan terima kasih kepada seluruh elemen yang telah berkontribusi menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian kegiatan berlangsung.


Acara yang rutin digelar setiap tahun itu diikuti ribuan pesilat dari berbagai wilayah di Kabupaten Trenggalek. Seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar tanpa insiden berarti.


AKBP Ridwan Maliki yang turun langsung memimpin pengamanan menegaskan bahwa kondisi kondusif tersebut merupakan hasil kerja sama dan sinergi seluruh pihak, termasuk masyarakat dan civitas perguruan pencak silat.


“Kami ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak. Petugas pengamanan, masyarakat dan perguruan pencak silat di Trenggalek sehingga semua rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, lancar dan kondusif,” ujarnya.


Menurut AKBP Ridwan, berbagai langkah antisipatif telah dilakukan jauh sebelum pelaksanaan kegiatan. Bersama stakeholder terkait, pihaknya menggelar rapat koordinasi, memetakan potensi gangguan keamanan, serta merumuskan strategi pengamanan yang efektif.


Proses pengamanan bahkan telah dimulai sejak H-1 atau malam Suro. Kegiatan dilanjutkan dengan apel besar yang melibatkan seluruh petugas pengamanan, penempatan personel di titik-titik strategis, hingga pelaksanaan penjagaan, patroli, dan pengawalan rombongan pesilat dari masing-masing kecamatan menuju padepokan.


“Alhamdulillah, dari laporan jajaran seluruh rangkaian dapat berjalan dengan baik. Memang ada penggembira yang turut meramaikan dan bisa kita antisipasi dengan pendekatan preventif humanis. Secara umum semua kondusif,” pungkasnya.


Dalam pengamanan kegiatan tersebut, Polres Trenggalek menerjunkan sedikitnya 935 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan.


Kekuatan pengamanan juga diperkuat dengan bantuan personel BKO Satbrimob, Satpolairud, dan Dalmas Polda Jawa Timur. Selain itu, pengamanan internal dari masing-masing perguruan pencak silat turut dilibatkan guna mendukung terciptanya situasi yang aman dan terkendali selama kegiatan berlangsung.


Keberhasilan pengamanan Suroan dan pengesahan warga baru perguruan pencak silat tahun ini menjadi bukti kuatnya sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, perguruan silat, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan serta kerukunan di Kabupaten Trenggalek. (Red) 

Bagikan:

Komentar