![]() |
| Ketua Baznas Kabupaten Sumenep, Ahmad Rahman saat menyerahkan bantuan di Batuputih, Sumenep.(Dok/Istimewa). |
Bantuan tahap pertama berupa uang tunai sebesar Rp10 juta dan paket sembako diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Sumenep, Ahmad Rahman, di kediaman korban pada Selasa pagi, 23 Juni 2026.
Ketua BAZNAS Sumenep Ahmad Rahman mengatakan, bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian dan komitmen BAZNAS dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
Menurutnya, bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban korban sekaligus mempercepat proses pemulihan tempat tinggal yang terdampak.
“Pada tahap awal ini kami menyerahkan bantuan uang tunai Rp10 juta beserta sembako. Sisanya akan disalurkan setelah ada progres pembangunan rumah,” ujar Ahmad Rahman.
Ia menjelaskan, total bantuan yang disiapkan BAZNAS Sumenep mencapai Rp20 juta. Penyalurannya dilakukan secara bertahap untuk memastikan proses pembangunan rumah korban dapat berjalan dengan baik hingga tuntas.
Diketahui, rumah milik Mojia ambruk secara tiba-tiba pada Senin, 8 Juni 2026, sekitar pukul 11.00 WIB.
Saat peristiwa terjadi, cuaca dalam kondisi normal tanpa hujan maupun angin kencang. Warga setempat menduga bangunan yang telah berdiri selama puluhan tahun tersebut roboh akibat kondisi konstruksi yang sudah rapuh termakan usia.
Sebelum bantuan dari BAZNAS disalurkan, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep lebih dahulu memberikan bantuan darurat kepada korban.
Bantuan dari BPBD meliputi terpal, cangkul, sekop, susu, sembako, serta pakaian guna membantu memenuhi kebutuhan dasar korban pascakejadian.
Penyaluran bantuan oleh BAZNAS Sumenep ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam membantu masyarakat yang mengalami musibah, khususnya warga kurang mampu yang membutuhkan dukungan untuk memulihkan kondisi tempat tinggal dan melanjutkan kehidupan mereka dengan lebih baik.
Melalui kolaborasi dan kepedulian berbagai pihak, diharapkan proses pembangunan kembali rumah Mojia dapat segera terealisasi sehingga korban dan keluarganya dapat kembali menempati hunian yang layak, aman, dan nyaman. (Yud/Had)


Komentar