![]() |
| Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai NasDem, Thoriq Majiddanor.(Dok/Istimewa). |
Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai NasDem, Thoriq Majiddanor, menegaskan persetujuan tersebut didasarkan pada keyakinan bahwa RUU PFII akan menjadi instrumen strategis dalam memperkuat daya saing ekonomi nasional di tingkat global.
"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, Fraksi Partai NasDem menyatakan menyetujui Rancangan Undang-Undang tentang Pusat Finansial Internasional Indonesia ini untuk disahkan pada tahap pembicaraan tingkat dua dalam Rapat Paripurna DPR RI," ujar Thoriq dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI bersama perwakilan pemerintah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/7/2026).
Politisi yang akrab disapa Jiddan itu mengatakan Indonesia memiliki modal ekonomi yang besar, mulai dari kekuatan perekonomian nasional, pasar domestik yang luas, letak geografis yang strategis, hingga kekayaan sumber daya alam. Namun, menurutnya, Indonesia hingga kini belum memiliki kawasan keuangan internasional dengan tata kelola dan kepastian hukum yang mampu bersaing di tingkat global.
"Fraksi Partai NasDem memandang bahwa RUU PFII merupakan langkah strategis yang sejalan dengan upaya mewujudkan perekonomian nasional yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan dalam kerangka program Asta Cita," ungkapnya.
Jiddan menilai kehadiran PFII akan mampu menyeimbangkan kebutuhan membangun ekosistem investasi yang terbuka dan kompetitif, sekaligus menjaga stabilitas sistem keuangan nasional serta kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Meski menyatakan persetujuan, Fraksi Partai NasDem memberikan sejumlah catatan sebagai perhatian dalam pelaksanaan PFII. Di antaranya memperkuat prinsip check and balance melalui mekanisme pelaporan berkala kepada DPR RI, memastikan insentif perpajakan diberikan secara selektif dan akuntabel, serta menjamin kepastian hukum komersial yang memenuhi standar internasional.
Selain itu, NasDem juga meminta agar pengembangan PFII mampu memberikan dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan yang nyata bagi masyarakat, sekaligus menciptakan multiplier effect melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
"Fraksi Partai NasDem meyakini bahwa visi besar pengembangan PFII harus berjalan harmonis dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat luas," pungkas Jiddan. (Red)


Komentar