Oleh : Firman Syah Ali
Lensajatim.id, Opini- Suasana YPI Al-Azhar, Toronan, Kowel, Pamekasan tadi malam berbeda. Pemimpin Yayasan, Mbah KH Suadi Musyahri menerima puluhan tamu yang berdiskusi gayeng dan hangat.
Para tamu tersebut adalah anggota Panitia Haul Bhuju' Agung Toronan Pamekasan 13 Agustus 2026, yang diantaranya adalah mantan Bupati Pamekasan Pamanda Drs H Achmad Syafii, Pengasuh Ponpes Nurul Yaqin Gunungsari Proppo Mbah KH Kholil Muhammad, Aktivis Nasab Adinda R Abdul Hamid Roqib Suryodirjo, Akademisi Adinda M Subhan, Pengusaha muda Pamanda/Adinda H Abdul Hamid Ro'ie, Adinda KH Sufandi, Adinda KH Moh Thohir, adinda KH M Qudsi, Pamanda KH Amin Mashudi, Pamanda K Subki Abdul Halim Mu'allim, saya sendiri dan beberapa anggota keluarga lainnya.
Bhuju' Agung Toronan adalah cucu Sunan Cendana Kwanyar Bangkalan yang berdakwah, berdukuh dan wafat di Pamekasan. Beliau hidup antara abad ke-17 hingga abad ke-18.
Bhuju' Agung Toronan memang kurang populer dibanding beberapa Bhuju' lainnnya di Madura, terutama kalau dicari berdasarkan algoritma google maupun AI. Namun ulama besar pendiri pesantren besar Jawa Madura adalah garis keturunannya.
Diantara pesantren yang pengasuhnya merupakan dzurriyah Bhuju' Agung Toronan adalah Daftar Pesantren Besar keturunan Bhuju' Agung Toronan Sukorejo Asembagus, Nurul Jadid Paiton, Banyuanyar Palengaan, Bata-bata Palengaan, Bettet Pamekasan, Banyuayu Pamoroh, Banyuputih Jatiroto, Tempurejo Jember, Karang Cempaka Bluto, Genggong Pajarakan, Panyeppen Palengaan, Beddhiyen Jambesari, Kalaba'an Guluk-guluk, Rabah Pademawu, Gunungsari Proppo, Sumberduko Pakong, Sumberbungur Pakong, Sumbergayam Kadur, Sumberanyar Tlanakan, Sumberbatu Blumbungan, Lanbulan Tambelangan, Jrangoan Omben dll
Rapat berjalan dengan gayeng, santai namun serius. Dapat disimpulkan bahwa pada H-18 ini, progress panitia sudah 60%. Distribusi undangan untuk pulau Jawa juga sudah berhasil dituntaskan oleh Ketua Panitia R Abdul Hamid Suryodirjo, didampingi R Agung Saleh, R Sipul Hasyim dan R Hasibullah. Biasanya berlima dengan R Abdul Hasib, namun waktu itu R Abdul Hasib masih sibuk bertani.
Seperti biasa, kalau para pendekar dunia persilatan pesantren bertemu, maka yang dibahas bukan hanya aspek teknis kepanitiaan, namun aspek spriritual bahkan mistis juga menjadi bahan diskusi.
Berdasarkan hasil diskusi, Haul Akbar II Bhuju' Agung Toronan 13 Agustus 2026 insyaAllah akan dihadiri oleh puluhan ribu jamaah, sebagaimana Haul Akbar Bhuju' Agung Toronan I.
Dengan jumlah jamaah yang terus meningkat, dapat disimpulkan bahwa Haul Bhuju' Agung Toronan telah menjadi magnet wisata spiritual Pamekasan, yang gemanya bertalu-talu dari madura hingga ke seluruh nusantara.
Karena Haul Akbar Bhuju' Agung Toronan menjelma sebagai even wisata spiritual Pamekasan, maka Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman Wafi, sebagai salah satu dzurriyah Bhuju' Agung Toronan insyaAllah akan memberikan sambutan.
Sementara dari Bumi Yogyakarta, Prof Mahfud MD, sebagai salah satu dzurriyah, menyampaikan salam kepada panitia, seiring dengan doa agar acara Haul berjalan dengan aman, tertib, lancar, sukses dan barokah.
*) Penulis adalah anggota Persatuan Bani Bhuju' (PBB) Pamekasan


Komentar