|
Menu Close Menu

Haflatul Imtihan Nurul Iman Al-Badri Jadi Momentum Syukur dan Penguatan Karakter Santri

Rabu, 01 Juli 2026 | 17.44 WIB

Kegiatan Haflatul Imtihan Yayasan Nurul Iman Al-Badri di Desa Badur, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep. (Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Sumenep– Yayasan Nurul Iman Al-Badri di Desa Badur, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, mulai menggelar rangkaian Haflatul Imtihan pada Rabu (1/7/2026). Kegiatan diawali dengan pengajian umum yang diikuti santri, wali santri, serta masyarakat sekitar.


Ketua Yayasan Nurul Iman Al-Badri, Mahnawi, mengatakan Haflatul Imtihan merupakan agenda tahunan sebagai wujud rasa syukur atas proses pendidikan yang telah dijalani para santri. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara lembaga pendidikan, wali santri, dan masyarakat.


"Haflatul Imtihan bukan sekadar seremoni akhir tahun, tetapi menjadi momentum memperkuat nilai-nilai keislaman sekaligus silaturahmi antara pesantren dan masyarakat," ujar Mahnawi.


Rangkaian kegiatan akan berlanjut pada malam hari dengan berbagai agenda. Panitia telah menjadwalkan pawai obor yang melibatkan para santri, prosesi purna santri bagi peserta didik jenjang Kelompok Bermain (KB), Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT), serta pentas kreasi yang menampilkan beragam kemampuan seni dan keterampilan santri.


Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Iman Al-Badri, Herman, S.Sy., menjelaskan seluruh rangkaian Haflatul Imtihan dirancang sebagai wadah pembinaan karakter sekaligus pengembangan potensi para santri.


Menurutnya, setiap penampilan yang disuguhkan merupakan hasil dari proses pembelajaran dan pembinaan yang telah dijalani para santri selama menempuh pendidikan di bawah naungan Yayasan Nurul Iman Al-Badri.


"Kami berharap kegiatan ini menjadi motivasi bagi para santri untuk terus belajar, menjaga akhlak, dan berdampak baik di tengah masyarakat," ujar Herman.


Melalui Haflatul Imtihan, Yayasan Nurul Iman Al-Badri berharap nilai-nilai keislaman, semangat belajar, dan kebersamaan terus tumbuh sehingga para santri mampu menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi masyarakat. (Yud) 

Bagikan:

Komentar