|
Menu Close Menu

ITS Pertahankan Gelar di KRAI 2026

Senin, 13 Juli 2026 | 11.14 WIB

Foto bersama para juara Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI) di gedung Auditorium Universitas Jember (UNEJ). (Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Jember- Tim Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS) berhasil mempertahankan piala bergilir Sambhawana Pratimacala, piala bagi juara Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI). Hasil ini diperoleh setelah di babak final yang digelar di gedung Auditorium Universitas Jember (UNEJ), robot Richie ITS mengalahkan robot Maestro Evo Universitas Negeri Yogyakarta (12/7/2026).


Dengan hasil ini, ITS akan mewakili Indonesia pada ajang Kontes Robot ABU Robocon Internasional di Hong Kong bulan Agustus nanti. Ajang KRAI di kampus UNEJ berlangsung meriah, sebanyak 28 tim dari perguruan tinggi negeri dan swasta se-Indonsia bertarung menunjukkan kreativitas dan inovasinya di bidang robotika.


Jalannya babak final sebenarnya berlangsung antiklimaks, pasalnya robot otomatis Maestro Evo UNY sempat mengalami kendala di awal pertandingan. Padahal selama babak penyisihan dan babak gugur, robot Maestro Evo menunjukkan keperkasaannya mengalahkan kompetitornya. Begitu pula robot Richie yang menjalani perjalanan dengan relatif mulus. Tak heran jika banyak penonton menduga babak final akan menghadirkan pertandingan yang imbang dan ketat. Akhirnya robot Richie menang telak dengan skor 160 : 20.

   

Rektor Universitas Jember, Dr. Ir. Iwan Taruna, M.Eng., IPM., ASEAN Eng., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan dedikasi, semangat pantang menyerah, serta kolaborasi selama mengikuti KRAI 2026. Menurutnya, keberhasilan sebuah inovasi tidak hanya diukur dari kecanggihan teknologi yang ditampilkan, tetapi juga dari karakter, kerja keras, dan semangat para mahasiswa yang berada di balik setiap robot.


"Sesungguhnya yang paling mengesankan bukan robotnya, melainkan orang-orang di balik robot tersebut. Ketekunan, kolaborasi, dan keberanian untuk terus mencoba ketika orang lain memilih berhenti adalah nilai yang sesungguhnya," tuturnya.


Ia menegaskan bahwa KRAI bukan sekadar panggung kompetisi teknologi, melainkan ruang untuk menempa talenta terbaik bangsa. Menurutnya, seluruh peserta hadir membawa nama perguruan tinggi masing-masing, tetapi pada akhirnya memiliki satu identitas yang sama, yakni Indonesia. Karena itu, ia berharap semangat belajar, berinovasi, dan berkolaborasi tidak berhenti ketika kompetisi usai.


Sementara itu, Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Dr. Beny Bandanadjaja, S.T., M.T., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta, terutama kepada tim juara yang akan mengemban amanah mewakili Indonesia pada ajang ABU Robocon di Hong Kong.


"Juara pertama akan mengemban amanah untuk membawa nama Indonesia di Hong Kong. Semoga perjuangan berikutnya mampu membuat Merah Putih berkibar di panggung internasional. Ingatlah, setiap juara pernah merasakan jatuh dan kegagalan. Gelar juara bukanlah sesuatu yang datang dengan mudah, melainkan buah dari kerja keras, ketekunan, dan keberanian untuk terus bangkit," ungkapnya.


Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan KRAI 2026, khususnya Universitas Jember sebagai tuan rumah. Menurutnya, keberhasilan kompetisi nasional ini merupakan bukti nyata bahwa kolaborasi antarlembaga, perguruan tinggi, dan seluruh panitia mampu melahirkan ajang yang tidak hanya melahirkan para pemenang, tetapi juga mempersiapkan generasi yang siap membawa Indonesia bersaing di tingkat dunia.


Kompetisi KRAI 2026 kembali menunjukkan bahwa inovasi robotika Indonesia terus berkembang melalui kolaborasi, kreativitas, dan semangat pantang menyerah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.


Daftar Pemenang KRAI 2026

a. Juara I: Richie - Institut Teknologi Sepuluh November (ITS)

b. Juara II: Maestro Evo - Universitas Negeri Yogyakarta

c. Juara III: Lahbako-san - Universitas Jember

d. Harapan I: Brido WCT - Universitas Airlangga

e. Harapan II: 

- D'Rimau - Universitas Sriwijaya

- Barelang V - Politeknik Negeri Batam

- Blakasutha - Universitas Jenderal Soedirman

- Magis Team - Universitas Sanata Dharma


Penghargaan Khusus

a. Best Design: Richie - Institut Teknologi Sepuluh November

b. Best Strategy: Maestro Evo - Universitas Negeri Yogyakarta

c. Best K3: Garudago - Institut Teknologi Bandung

d. Best Innovation: Lahbako-san - Universitas Jember

d. Best Spirit: Napopa - Universitas Tadulako

e. Best Sportifitas: Barelang V - Politeknik Negeri Batam


(iim/dil)

Bagikan:

Komentar