|
Menu Close Menu

KKMA 02 Pamekasan Perkuat Integritas dan Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah

Selasa, 21 Juli 2026 | 12.32 WIB

Suasana khidmat mewarnai pelaksanaan Rapat Koordinasi KKMA 02 Pamekasan di MA Darul Hijrah, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan. (Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Pamekasan— Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) 02 Pamekasan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di MA Darul Hijrah, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Selasa (21/7/2026).


Pertemuan rutin tersebut difokuskan pada penguatan tata kelola madrasah serta evaluasi program pembelajaran guna meningkatkan mutu pendidikan di lingkungan madrasah aliyah.


Ketua KKMA 02 Pamekasan, Dr. Mohammad Holis, hadir sebagai narasumber dan memaparkan tiga agenda strategis yang menjadi prioritas pengembangan madrasah ke depan.


Agenda pertama menitikberatkan pada penguatan Zona Integritas (ZI). Menurutnya, madrasah tidak hanya berfungsi sebagai lembaga transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga harus menjadi pelopor dalam menanamkan nilai kejujuran dan integritas di seluruh aspek penyelenggaraan pendidikan.


"Madrasah harus berdiri di garda terdepan dalam penegakan integritas. Nilai kejujuran ini wajib tercermin, baik dalam tata kelola administrasi maupun kultur belajar-mengajar sehari-hari," ujar Dr. Mohammad Holis di hadapan peserta rakor.


Pembahasan berikutnya difokuskan pada penguatan serta tindak lanjut Rapor Pendidikan. Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk akuntabilitas sekaligus tanggung jawab moral madrasah dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, transparan, dan terukur.


Selain itu, peserta rakor juga melakukan peninjauan kembali terhadap implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Evaluasi dan supervisi dilakukan untuk memastikan pendekatan pembelajaran yang mengedepankan kasih sayang, empati, dan pembentukan karakter peserta didik dapat diterapkan secara optimal di setiap madrasah.


Melalui rakor ini, KKMA 02 Pamekasan berharap seluruh pengelola madrasah aliyah di wilayah Tlanakan dan sekitarnya semakin memperkuat sinergi dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang transparan, akuntabel, humanis, serta berorientasi pada peningkatan kualitas layanan pendidikan. (Red) 

Bagikan:

Komentar