![]() |
| Kegiatan Komisi Pengembangan Dana Umat dan Filantropi (PDUF) MUI Provinsi Jawa Timur.(Dok/Istimewa). |
Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua Komisi PDUF MUI Provinsi Jawa Timur, KH. Miftah Jauhari, S.E., didampingi Wakil Ketua Komisi PDUF MUI Jawa Timur, M. Syafi'i, dan Sekretaris Komisi PDUF MUI Jawa Timur, Moch Rizzqi Aladib. Turut hadir Hasbie Sukaton, Head of Mutual Fund and Partnerships Strategy Trimegah Sekuritas Indonesia beserta jajaran, serta Dedy Hendrawan, Direktur Danapathi Asset Management bersama tim.
Kunjungan pertama dilaksanakan di Pondok Pesantren An-Najiyah 1 Tambakberas, dengan bersilaturahim kepada Gus Wafi Amanulloh selaku pengasuh pondok pesantren. Pertemuan berlangsung hangat dengan membahas pentingnya membangun ekosistem pengelolaan dana umat yang profesional, transparan, dan berkelanjutan untuk mendukung kemajuan pesantren.
Agenda berikutnya dilanjutkan dengan silaturahmi di kediaman Nyai Hj. Mundjidah Wahab dan Gus Edo, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Lathifiyah Tambakberas. Dalam pertemuan tersebut, rombongan berdiskusi mengenai peluang pengembangan dana abadi pesantren, penguatan wakaf produktif, serta pentingnya kolaborasi antara pesantren, lembaga filantropi, dan sektor jasa keuangan dalam memperkuat kemandirian lembaga pendidikan Islam.
Kunjungan terakhir dilakukan kepada Dr. KH. M. Hasib Wahab Chasbullah, Ketua Majelis Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas. Pada kesempatan tersebut dibahas berbagai peluang kerja sama strategis dalam pengembangan Dana Abadi Pesantren, peningkatan literasi keuangan, investasi yang aman dan bertanggung jawab, serta penguatan tata kelola aset umat sebagai fondasi keberlanjutan pesantren di masa depan.
Ketua Komisi PDUF MUI Jawa Timur, KH. Miftah Jauhari, S.E., menyampaikan bahwa silaturahmi ini merupakan langkah awal untuk membangun kolaborasi yang lebih erat antara pesantren dengan lembaga keuangan dan pengelola investasi yang memiliki komitmen terhadap pengembangan dana umat.
Disamping itu, Gus Miftah juga mengucapkan selamat kepada keluarga besar Pesantren Tambakberas yang mendapat amanah menjadi tuan rumah Muktamar ke-35 NU pada 27-31 Agustus 2026. Pihaknya turut mendoakan agar forum tertinggi Nahdlatul Ulama itu berjalan dengan lancar dan khidmat.
"Pesantren memiliki potensi besar dalam membangun kemandirian ekonomi. Dengan tata kelola yang baik dan kolaborasi yang tepat, dana umat dapat dikelola secara produktif sehingga memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Trimegah Sekuritas Indonesia dan Danapathi Asset Management menyampaikan komitmennya untuk mendukung peningkatan literasi keuangan dan investasi bagi pesantren melalui berbagai program edukasi serta pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan lembaga.
Melalui rangkaian silaturahmi ini, Komisi PDUF MUI Provinsi Jawa Timur berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara ulama, pesantren, lembaga filantropi, dan industri jasa keuangan sehingga mampu melahirkan berbagai inovasi dalam pengembangan dana abadi pesantren, pengelolaan wakaf produktif, serta pemberdayaan ekonomi umat secara berkelanjutan. (Red)


Komentar