![]() |
| Konsolidasi PDI Perjuangan Surabaya.(Dok/Istimewa). |
Konsolidasi tersebut dipimpin Ketua PAC PDI Perjuangan Tenggilis Mejoyo Fernandes Dadul dan Ketua PAC Gunung Anyar H. Sudarsono. Hadir pula Pembina Wilayah Dapil 3, Anas Karno, bersama para Ketua, Sekretaris, dan Bendahara Anak Ranting.
Pertemuan itu tidak hanya membahas mekanisme pengusulan calon Ketua Ranting, tetapi juga menjadi momentum mendorong lahirnya kader-kader muda, termasuk generasi Z, untuk mengambil peran lebih besar dalam kepemimpinan partai.
Ketua PAC Tenggilis Mejoyo, Fernandes Dadul, menegaskan regenerasi kepemimpinan merupakan kebutuhan organisasi yang tidak dapat ditunda. Menurutnya, partai harus memberi ruang kepada kader muda yang memiliki kapasitas, integritas, dan semangat perjuangan agar siap menjadi pemimpin di masa depan.
"Kader muda selayaknya mulai diberi ruang untuk berproses dan memimpin. Regenerasi bukan sekadar pergantian pengurus, tetapi menyiapkan estafet perjuangan agar organisasi tetap relevan dengan perkembangan zaman dan dekat dengan generasi muda," ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua PAC Gunung Anyar H. Sudarsono menilai keterlibatan kader muda dan generasi Z menjadi salah satu kunci memperkuat organisasi di tengah perubahan sosial dan perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat.
Menurutnya, generasi muda memiliki cara pandang baru, kreativitas, serta kemampuan beradaptasi yang dapat menjadi kekuatan partai untuk semakin dekat dengan masyarakat, khususnya kalangan pemilih muda yang jumlahnya terus bertambah.
Dalam rapat tersebut juga ditegaskan bahwa seluruh proses pengusulan calon Ketua Ranting harus berjalan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai. Prosesnya harus dilaksanakan secara demokratis, tertib, transparan, serta mengedepankan musyawarah.
Sementara itu, Anas Karno mengatakan konsolidasi tidak hanya membahas regenerasi kepemimpinan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat komunikasi antarstruktur partai mulai dari tingkat PAC, ranting, hingga anak ranting.
"Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh kader bergerak dalam satu barisan dan mampu menjawab berbagai persoalan masyarakat di wilayah masing-masing," kata Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya tersebut.
Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPC PDI Perjuangan Surabaya itu menambahkan, konsolidasi yang dilaksanakan secara serentak di dua kecamatan tersebut menunjukkan keseriusan PDI Perjuangan Surabaya dalam menyiapkan generasi penerus partai.
"Langkah ini bukan hanya untuk menjaga soliditas organisasi, tetapi juga membuka ruang yang lebih luas bagi kader muda dan Gen Z untuk menjadi bagian dari kepemimpinan partai di masa depan," pungkas Anas. (Red)


Komentar