![]() |
| IPSI Kabupaten Malang ikut menyambut kunjungan Presiden RI, Prabowo Subianto di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.(Dok/Istimewa). |
Kehadiran ribuan pesilat dari berbagai aliran pencak silat menjadi pemandangan yang menarik. Mereka berdiri bersama tanpa sekat, memperlihatkan kekompakan sekaligus komitmen menjaga kondusivitas Kabupaten Malang di hadapan orang nomor satu di Indonesia.
Ketua Harian IPSI Kabupaten Malang,M Santosa, S.H., mengatakan partisipasi seluruh perguruan merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan kenegaraan sekaligus bukti bahwa hubungan antarperguruan di Kabupaten Malang berjalan harmonis.
"Dari 22 perguruan pencak silat yang ada di Kabupaten Malang, Alhamdulillah semuanya bisa berpartisipasi. Kurang lebih seribu anggota kami kerahkan untuk menyambut kunjungan Bapak Presiden RI," ujarnya.
Menurut Santosa, kegiatan yang mempertemukan seluruh perguruan memiliki dampak positif dalam mempererat tali persaudaraan. Ia berharap agenda serupa terus digelar agar komunikasi dan kebersamaan antaranggota semakin kuat.
"Kalau sering dipertemukan dalam kegiatan seperti ini, tentu kekompakan dan kerukunan antarperguruan akan semakin meningkat. Itu yang kami harapkan," katanya.
Santosa juga menegaskan bahwa iklim kebersamaan yang selama ini dibangun membuat situasi keamanan di Kabupaten Malang tetap kondusif. Komunikasi yang baik antara pengurus, pelatih, hingga para anggota menjadi kunci terciptanya hubungan yang harmonis.
Momentum penyambutan Presiden Prabowo Subianto pun menjadi bukti bahwa pencak silat di Kabupaten Malang bukan hanya identik dengan seni bela diri, tetapi juga menjadi kekuatan sosial yang mampu menjaga persatuan, mempererat persaudaraan, serta mendukung suksesnya agenda nasional. (Den)


Komentar