![]() |
| Kegiatan upacara pembukaan MPLS dan MATAMUDA di lingkungan Ponpes Nurud Dhalam Ganding, Sumenep.(Dok/Istimewa). |
Kegiatan yang mengusung tema "Sehat Aman Nyaman Menyenangkan" itu berlangsung di halaman Pondok Pesantren Nurud Dhalam. Seluruh peserta didik baru dari jenjang RA, MI, MTs, MA, hingga SMK mengikuti upacara pembukaan dengan penuh semangat.
Rangkaian MPLS dan MATAMUDA dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 13 hingga 16 Juli 2026. Selama kegiatan, para peserta akan mengikuti pengenalan lingkungan, pembinaan karakter, serta penguatan nilai-nilai kedisiplinan sebagai bekal memasuki tahun ajaran baru.
Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Kepala MA Nurud Dhalam, Munhari, S.Pd.I. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pelaksanaan MPLS dan MATAMUDA dilakukan secara terpadu sebagai upaya memperkuat kebersamaan seluruh lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan Yayasan Nurud Dhalam.
Menurut Munhari, penyatuan kegiatan tersebut merupakan langkah strategis meskipun masing-masing lembaga berada di bawah pembinaan kementerian yang berbeda.
"MPLS dan MATAMUDA kami gabungkan karena seluruh lembaga berada dalam satu yayasan, meskipun secara kelembagaan berada di bawah kementerian yang berbeda," kata Munhari, Senin (13/7/2026).
Ia menjelaskan, MI, MTs, dan MA berada di bawah pembinaan Kementerian Agama Republik Indonesia, sedangkan SMK Nurud Dhalam berada di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Meski memiliki pembinaan administratif yang berbeda, lanjut Munhari, hal tersebut tidak mengurangi semangat bersama dalam membangun karakter peserta didik melalui visi dan misi Yayasan Nurud Dhalam.
"Kami ingin seluruh peserta didik baru merasakan kebersamaan sejak hari pertama. Nilai persatuan, disiplin, dan akhlak menjadi fondasi pendidikan di Nurud Dhalam," ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMK Nurud Dhalam, Sutrisno, M.Pd., menyambut baik pelaksanaan kegiatan terpadu tersebut. Menurutnya, kolaborasi antarlembaga semakin memperkuat identitas Yayasan Nurud Dhalam sebagai rumah pendidikan bersama.
"Meskipun berada di bawah Kemendikdasmen, SMK Nurud Dhalam tetap menjadi bagian utuh Yayasan Nurud Dhalam. Karena itu, sinergi seperti ini sangat penting," terang Sutrisno.
Sutris, sapaan akrabnya, berharap para peserta didik baru mampu beradaptasi dengan lingkungan belajar, mengenal budaya sekolah dan pesantren, serta menumbuhkan semangat belajar sejak awal tahun ajaran.
Melalui penyelenggaraan MPLS dan MATAMUDA secara terpadu, Yayasan Nurud Dhalam menargetkan lahirnya peserta didik yang berkarakter, disiplin, berakhlak mulia, serta memiliki semangat kolaborasi dalam lingkungan pendidikan. (Yud)


Komentar