|
Menu Close Menu

Romo Muhammad Syafi'i Pimpin MN KAHMI, Ali Hasan Mun'im Optimis KAHMI Makin Visioner

Kamis, 16 Juli 2026 | 10.44 WIB

Ali Hasan Mun'im saat bersama dengan KH. Romo Muhammad Syafi'i.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Surabaya – KH. Romo Muhammad Syafi'i resmi ditetapkan sebagai Koordinator Presidium Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MN KAHMI) dalam agenda yang digelar di Jakarta, Senin (13/7/2026).


Romo Muhammad Syafi'i menggantikan Prof. Dr. Ir. H. Abdullah Puteh yang sebelumnya menjabat sebagai Koordinator Presidium MN KAHMI.


Penetapan tersebut mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan alumni HMI, salah satunya Ketua Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha KAHMI, Ali Hasan Mun'im.


"Selamat kepada Romo Muhammad Syafi'i atas amanah sebagai Koordinator Presidium MN KAHMI. Semoga kepemimpinan beliau membawa semangat baru dalam memperkuat konsolidasi organisasi serta meningkatkan kontribusi KAHMI bagi bangsa dan negara," ujar Ali Hasan, Rabu (15/7/2026).


Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komite Tetap Pembiayaan Fiskal Perumahan Kadin Indonesia itu optimistis KAHMI di bawah kepemimpinan Romo Muhammad Syafii akan semakin adaptif dalam menghadapi tantangan zaman.


Menurutnya, KAHMI sebagai organisasi yang menghimpun alumni HMI memiliki sumber daya manusia yang besar dan tersebar di berbagai bidang strategis. Potensi tersebut perlu terus disinergikan untuk memberikan gagasan dan solusi bagi pembangunan nasional.


"KAHMI memiliki kekuatan intelektual, jejaring, dan pengalaman yang luar biasa. Ke depan, organisasi ini harus semakin mampu menjadi ruang kolaborasi lintas profesi dan lintas generasi, sehingga dapat melahirkan pemikiran-pemikiran strategis yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan arah pembangunan Indonesia," katanya.


Tenaga Ahli DPR RI itu juga berharap kepengurusan baru dapat memperkuat peran KAHMI dalam mendorong lahirnya kader-kader yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, serta memiliki kepedulian terhadap persoalan ekonomi, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat.


"Di era yang penuh perubahan ini, KAHMI perlu terus menjaga nilai-nilai keislaman, keindonesiaan, dan keilmuan yang menjadi jati diri organisasi. Saya yakin di bawah kepemimpinan Romo Muhammad Syafii, KAHMI akan semakin solid, inklusif, dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah maupun masyarakat dalam menghadirkan solusi bagi masa depan bangsa," ungkap Ali Hasan.


Ia menambahkan, sinergi seluruh elemen alumni menjadi kunci agar KAHMI tetap menjadi organisasi yang tidak hanya kuat secara internal, tetapi juga memberikan dampak nyata melalui kontribusi pemikiran, pemberdayaan ekonomi, serta penguatan sumber daya manusia Indonesia. (Had) 

Bagikan:

Komentar