![]() |
| Pelepasan mahasiswa KKN-T Unira Malang.(Dok/Istimewa). |
Seremonial pemberangkatan berlangsung di Lapangan Kampus 1 UNIRA Malang, Senin (20/7/2026), sebagai penanda dimulainya KKN Tematik bertema "Penguatan Ekosistem Desa Wisata Berdampak dan Berkelanjutan." Program ini akan berlangsung mulai 20 Juli hingga 30 Agustus 2026 dengan melibatkan mahasiswa lintas program studi yang didampingi dosen pembimbing lapangan (DPL).
Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNIRA Malang, Abdillah, menegaskan bahwa KKN Tematik tidak hanya menjadi pemenuhan kewajiban akademik, tetapi juga ruang belajar nyata bagi mahasiswa untuk memahami kehidupan masyarakat.
"Kami ingin mahasiswa belajar dinamika di desa. Mereka akan belajar bersama masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal, memperkuat kelembagaan desa wisata, mengoptimalkan promosi digital, meningkatkan kapasitas UMKM, hingga memperkuat kolaborasi antar pemangku kepentingan sehingga desa mampu tumbuh secara mandiri," ujar Abdillah yang akrab disapa Abe.
Sementara itu, Rektor UNIRA Malang, H. Imron Rosyadi Hamid, S.E., M.Si., Ph.D., mengingatkan seluruh peserta KKN agar menjadikan masa pengabdian sebagai momentum membangun karakter kepemimpinan, integritas, dan kemampuan bekerja bersama masyarakat.
"KKN bukan sekadar hadir di desa, tetapi bagaimana mahasiswa mampu menjadi bagian dari masyarakat. Bangun komunikasi yang baik, hormati budaya lokal, dengarkan aspirasi masyarakat, kemudian hadirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan desa. Jadilah duta UNIRA yang membawa manfaat dan meninggalkan jejak kebaikan," pesan Rektor yang akrab disapa Gus IRH.
Ia juga mengingatkan bahwa jaket KKN yang dikenakan mahasiswa memiliki makna lebih dari sekadar atribut.
"Jaket KKN-T yang kalian kenakan itu bukan sekadar melindungi dari dingin atau lainnya, tetapi simbol kebanggaan kampus yang harus dijaga," imbuhnya.
Menurut Gus IRH, tema KKN tahun ini selaras dengan arah pembangunan nasional yang menempatkan desa sebagai episentrum pertumbuhan ekonomi baru. Melalui pendekatan kolaboratif, mahasiswa diharapkan mampu mendampingi masyarakat dalam memperkuat tata kelola destinasi wisata, meningkatkan literasi digital pelaku usaha, mengembangkan ekonomi kreatif, serta mendorong pengelolaan potensi wisata berbasis alam, religi, dan budaya.
Prosesi pemberangkatan ditandai dengan penyematan jaket KKN oleh Rektor bersama Ketua Yayasan kepada perwakilan mahasiswa dan dosen pembimbing lapangan sebagai simbol amanah sekaligus tanggung jawab moral yang diemban seluruh peserta.
Suasana semakin semarak dengan pemukulan kentongan dan pelepasan paper confetti oleh Rektor, jajaran pimpinan kampus, serta perwakilan mahasiswa sebagai tanda dimulainya pengabdian di tengah masyarakat.
Rangkaian acara ditutup dengan penyampaian pesan-pesan moral dan doa oleh Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Raden Rahmat Malang, KH. Dr. Romadlon Chatib, M.H.
Kegiatan pemberangkatan turut dihadiri Wakil Rektor I Dr. (Cand.) Sinolah, S.AB., M.AB., Wakil Rektor III Dr. Hasan Bisri, M.Pd., Wakil Rektor IV Dr. Abdur Rofi Maulana, M.Pd., Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Dr. Yusuf Azwar Anas, S.E., M.M., Dekan FISIP Khusnul Hakim, M.H., para ketua program studi di lingkungan FEB dan FISIP, dosen pembimbing lapangan, serta seluruh mahasiswa peserta KKN. (Aud)


Komentar