|
Menu Close Menu

Universitas Annuqayah Siapkan Empat Prodi Baru, Susun Arah Pengembangan Sejak Awal

Selasa, 14 Juli 2026 | 16.50 WIB

Kegiatan penyusunan Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi (VMTS) untuk empat program studi (prodi) baru Universitas Annuqayah, Sumenep.(Dok/Istimewa). 

Lensajatim.id, Sumenep– Universitas Annuqayah, Sumenep mulai menyusun Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi (VMTS) untuk empat program studi (prodi) baru sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas pendidikan tinggi sekaligus menjawab tantangan perkembangan zaman.


Kegiatan penyusunan VMTS tersebut berlangsung di Aula KH. Abdul Basith AS Universitas Annuqayah, Selasa (14/7/2026), dengan melibatkan jajaran pimpinan universitas, dekanat, dosen, hingga sejumlah pemangku kepentingan eksternal.


Hadir dalam kegiatan itu perwakilan SMA 1 Annuqayah, MA 1 Annuqayah Putri, serta PWRI Kabupaten Sumenep. Keterlibatan berbagai pihak tersebut diharapkan mampu memberikan masukan konstruktif dalam merumuskan arah pengembangan program studi yang selaras dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.


Empat program studi baru yang menjadi fokus penyusunan VMTS meliputi Program Studi Sains Lingkungan, Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI), Hukum Bisnis, dan Sastra Indonesia.


Pembukaan empat prodi tersebut merupakan langkah strategis Universitas Annuqayah dalam merespons perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta dinamika kebutuhan tenaga kerja yang terus berubah.


Rektor Universitas Annuqayah, Dr. K.H. Mohammad Hosnan, M.Pd., menegaskan bahwa penyusunan VMTS merupakan tahapan mendasar dalam proses pendirian program studi baru.


"VMTS bukan sekadar dokumen administratif, tetapi menjadi fondasi utama yang akan menentukan arah pengembangan program studi ke depan. Dari sinilah identitas, karakter, dan target capaian setiap prodi dibangun," ujarnya.


Menurut Hosnan, setiap program studi harus memiliki visi yang jelas, misi yang terukur, tujuan yang realistis, serta strategi yang mampu menjawab tantangan masa depan.


Dengan demikian, lulusan yang dihasilkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.


Ia juga menilai keterlibatan sekolah mitra maupun organisasi profesi dalam penyusunan VMTS menjadi bagian penting agar kurikulum yang nantinya disusun benar-benar relevan dengan kondisi di lapangan.


"Kami ingin lulusan Universitas Annuqayah tidak hanya memperoleh ijazah, tetapi memiliki kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat," tegasnya.


Penyusunan VMTS dijadwalkan berlangsung selama dua hari dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.


Melalui forum tersebut diharapkan lahir rumusan visi, misi, tujuan, dan strategi yang komprehensif, terukur, serta menjadi pijakan kuat dalam pengembangan empat program studi baru Universitas Annuqayah menuju perguruan tinggi yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global. (Yud) 

Bagikan:

Komentar