![]() |
| Owner Bani Group Ali Zainal Abidin menerima kunjungan Sayyid Habib Syaihon bin Mustofa Al Bahar atau yang akrab disapa Wan Sehan di Pendopo Utama Bani Group, Pamekasan.(Dok/Istimewa). |
Pertemuan silaturahmi tersebut berlangsung pada momen yang dinilai penting, tepat dua hari setelah keputusan pembubaran Yayasan Sosial Bani Insan Peduli. Kehadiran Wan Sehan pun dimaknai sebagai dorongan moral untuk membangkitkan kembali semangat perjuangan sosial dan kemanusiaan yang telah dirintis.
Usai menerima nasihat dan isyarah dari Wan Sehan, Ali Zainal Abidin langsung mengumpulkan para relawan dari Pamekasan dan Sumenep. Di hadapan para penggerak sosial itu, ia menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak boleh berhenti hanya karena adanya keputusan administratif.
"Nama hanyalah sebuah sebutan. Bunga mawar, meskipun dinamai bunga bangkai, akan tetap memancarkan keharumannya. Begitu pun sebaliknya. Esensi dari kebaikan yang kita lakukan jauh lebih berharga daripada label yayasan itu sendiri," tegas Ali.
Dalam pertemuan tersebut, Wan Sehan juga memberikan isyarah simbolik berupa gambar Garuda. Bagi Ali Zainal Abidin, simbol tersebut mengandung pesan yang mendalam bagi seluruh relawan.
Ia menjelaskan, isyarah tersebut dimaknai sebagai ajakan untuk "Gali Ruh dalam Dada", yakni menggali kembali semangat, ketulusan, dan kekuatan batin dalam menjalankan misi kemanusiaan.
"Isyarat dari Habibana adalah perintah untuk Gali Ruh dalam Dada. Garuda bukan sekadar simbol negara, melainkan simbol optimisme dan komitmen untuk terus maju berlandaskan kebenaran dan keadilan," ungkap Ali.
Menurutnya, simbol Garuda menjadi pengingat agar setiap relawan tetap mengedepankan keikhlasan dalam mengabdi kepada masyarakat, apa pun bentuk wadah organisasinya.
Sejak berdiri pada 2023, Bani Insan Peduli disebut telah menjadi tempat bernaung bagi masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, Ali mengajak seluruh relawan untuk menjaga semangat perjuangan tersebut agar terus memberikan manfaat bagi sesama.
Ia menilai pesan yang disampaikan Wan Sehan merupakan amanah yang harus dijaga dan diwujudkan melalui aksi nyata di tengah masyarakat.
Di akhir pertemuan, Ali kembali menegaskan komitmennya untuk melanjutkan gerakan sosial yang selama ini telah berjalan bersama para relawan.
"Pesan saya jelas kepada seluruh relawan: setelah sinyal kebaikan ini hadir, saya pribadi pantang untuk mundur. Apa maknanya? Bahwa gerakan BANI harus terus dilanjutkan demi kebermanfaatan umat!" pungkasnya.
Dengan semangat baru yang lahir dari pertemuan tersebut, relawan Bani Insan Peduli di Pamekasan dan Sumenep menyatakan siap melanjutkan berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan dengan dedikasi, keikhlasan, serta komitmen yang lebih kuat demi memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. (Red)


Komentar