|
Menu Close Menu

Anggota DPD RI Ning Lia Dorong UNITABAH Lamongan Jadi Penguat Pendidikan dan Peradaban Pesisir

Selasa, 25 Agustus 2026 | 08.20 WIB

 

Anggota DPD RI Lia Istifhama saat menyampaikan pidato kebangsatan di UNITABAH Lamongan di Desa Kranji, Paciran, Lamongan.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Lamongan– Anggota DPD RI, Dr. Hj. Lia Istifhama, S.Sos.I., S.Sos., S.H.I., M.E.I., mendorong Universitas Tarbiyatut Tholabah (UNITABAH) Lamongan menjadi penguat pendidikan sekaligus peradaban masyarakat pesisir.


Hal itu disampaikan Lia saat menghadiri dan menyampaikan pidato kebangsaan dalam rangkaian Launching dan Simposium Transformasi UNITABAH Lamongan di Desa Kranji, Paciran, kemarin, Senin (24/08/2026). 


Kehadiran senator yang akrab disapa Ning Lia tersebut menegaskan pentingnya peran strategis perguruan tinggi dalam mengawal kemajuan peradaban bangsa, khususnya di kawasan pesisir. 


Dalam pemaparannya, Lia menilai dunia pendidikan memiliki posisi sangat vital dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa. Karena itu, ia menaruh harapan besar terhadap alih status UNITABAH menjadi universitas agar mampu mendorong peningkatan mutu pendidikan di wilayah pesisir.


“Pendidikan memiliki peran penting dalam membangun peradaban bangsa. Saya berharap UNITABAH dapat menjadi penguat pendidikan bagi masyarakat pesisir melalui pembentukan karakter kepemimpinan, literasi hukum, serta literasi digital bagi mahasiswa sebagai bekal menjadi generasi pemimpin bangsa,” tegas Lia Istifhama.


Menurutnya, momentum alih status tersebut juga selaras dengan komitmen civitas akademika UNITABAH untuk terus berkembang dan beradaptasi dengan tantangan zaman tanpa meninggalkan akar keislaman yang selama ini menjadi bagian penting dari identitas lembaga pendidikan tersebut.


Menanggapi transformasi kelembagaan itu, Rektor UNITABAH, Dr. Alimul Muniroh, M.Ed., menegaskan bahwa peresmian universitas bukan sekadar perayaan formal.


Menurutnya, perubahan status tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral dan akademik yang lebih besar bagi seluruh civitas akademika UNITABAH.


“Peresmian ini bukan sekadar perayaan kelahiran universitas, melainkan peneguhan atas proses panjang yang telah dilalui. Status universitas membawa tanggung jawab untuk memperkuat integrasi keilmuan, membangun daya saing global, serta tetap dekat dengan masyarakat. Di tengah langkah maju tersebut, nilai-nilai pesantren dan keislaman tetap menjadi roh dan fondasi UNITABAH,” ungkap Alimul Muniroh.


Apresiasi dan pandangan dari Senator Lia Istifhama serta Rektor Alimul Muniroh tersebut menegaskan bahwa transformasi UNITABAH dari kawasan Pantura Lamongan merupakan langkah nyata untuk memperluas kontribusi akademik.


Selain itu, transformasi tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat pesisir sekaligus mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul yang mampu menghadapi tantangan era global dengan tetap berpegang pada nilai-nilai pesantren dan keislaman. (Red) 

Bagikan:

Komentar