|
Menu Close Menu

Muslimat NU Pragaan Gelar Peringatan Maulid Nabi

Senin, 24 Agustus 2026 | 21.47 WIB

Kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW PAC Muslimat NU Pragaan.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Sumenep — Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Pragaan menggelar kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di halaman Kantor Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Pragaan, Senin (24/8/2026).


Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan keimanan, dan memperkuat kekompakan keluarga besar Muslimat NU Pragaan.


Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan tahlil yang dikhususkan untuk para almarhum dan almarhumah, khususnya para penyumbang infaq tahlil. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan istighasah untuk memohon kelancaran pelaksanaan Muktamar PBNU.


Setelah itu, seluruh peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya, Syubbanul Wathon, dan Mars Muslimat NU. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan-sambutan, pembacaan shalawat, ceramah keagamaan, dan ditutup dengan doa.


Dalam sambutannya, Ketua PAC Muslimat NU Pragaan, Nyai Hj. Siti Aminah, menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus PAC atas kekompakan dan kerja sama dalam menyukseskan kegiatan tersebut.


Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh ibu-ibu Muslimat NU di masing-masing ranting atas partisipasi serta sumbangan infaq tahlil yang telah diberikan.


Menurut Nyai Hj. Siti Aminah, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bentuk rasa cinta umat Islam kepada Rasulullah SAW.


«“Kesuksesan acara ini bukan ditentukan oleh banyaknya jamaah atau besarnya berkat, tetapi tetapnya hati kita untuk tersambung kepada Nabi Muhammad SAW.”»


Ia juga menyampaikan sejumlah keterangan mengenai keutamaan memperingati Maulid Nabi dan bersedekah dalam rangka kegiatan Maulid, sebagaimana keterangan yang dinisbatkan kepada Imam Al-Ghazali dan Sayyidina Abu Bakar.


Sementara itu, KH. M. Zainurrahman Hammam selaku penceramah menyampaikan materi tentang kecintaan kepada Rasulullah SAW serta keutamaan dan kemuliaan Nabi Muhammad SAW.


Ia menjelaskan bahwa terdapat tiga hal yang menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Maulid, yaitu membaca Al-Qur’an, membaca sebagian kisah kelahiran Nabi Muhammad SAW, dan memberikan makanan kepada sesama.


Dalam ceramahnya, KH. M. Zainurrahman Hammam menegaskan bahwa keutamaan Nabi Muhammad SAW dibandingkan manusia lainnya sangat luas dan hampir tidak terbatas. Kesempurnaan lahir dan batin Rasulullah SAW merupakan sesuatu yang tidak akan mampu sepenuhnya digambarkan oleh manusia.


Lebih lanjut, ia menyampaikan beberapa amalan yang dapat dilakukan sebagai ikhtiar untuk memperoleh rahmat Allah SWT, di antaranya memperbanyak ibadah sesuai syariat dan memperbanyak membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.


Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan tahunan, tetapi menjadi momentum untuk semakin menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, memperbanyak shalawat dan ibadah, serta mempererat persaudaraan dan kekompakan Muslimat NU dari tingkat PAC hingga ranting.


Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan hingga seluruh rangkaian acara ditutup dengan doa. (MQ)

Bagikan:

Komentar