![]() |
| Ananda Novalia saat menyiapkan salad buah pesanan pelanggan. (Dok/Ananda) |
Ananda yang tinggal di Jalan Ki Lemah Duwur, Injing-Injing, Bangkalan, mengaku awalnya membuat salad buah untuk memenuhi tugas sekolah. Produk tersebut mendapat respons positif sehingga ia memutuskan untuk mengembangkannya menjadi usaha.
“Awalnya dari tugas sekolah dan banyak yang suka, terus berjalan sampai sekarang,” ujar Ananda, Selasa (8/9/2026).
Ia merintis usaha tersebut seorang diri dengan modal dari uang jajan saat sekolah. Pemasaran awal dilakukan dengan menawarkan produk kepada teman-temannya, kemudian berkembang melalui TikTok, WhatsApp, dan Instagram.
Ananda Dessert menawarkan salad buah dalam dua ukuran, yakni 300 mililiter seharga Rp15 ribu dan 500 mililiter Rp25 ribu. Ukuran 300 mililiter menjadi yang paling banyak diminati pelanggan.
Salad buah tersebut menggunakan berbagai buah, seperti melon, buah naga, apel, pir, dan anggur. Menurut Ananda, keunikan produknya terletak pada kuah yang lebih kental, tidak terlalu manis, serta memiliki rasa asam dan creamy.
“Kuah kita lebih kental, tidak terlalu manis, tapi masih ada rasa asam serta creamy-nya,” katanya.
Dalam sehari, Ananda biasanya menjual 10 hingga 30 porsi. Penjualan cenderung meningkat pada Sabtu dan Minggu, dengan target pasar masyarakat umum, termasuk pelajar dan pekerja kantoran.
Usaha tersebut dijalankan dari rumah Ananda dengan sistem made by order atau berdasarkan pesanan. Pelanggan perlu memesan minimal H-2 dan mengambil pesanan langsung ke rumah karena belum tersedia layanan COD.
Sebagai usaha sampingan, Ananda Dessert mampu meraih omzet lebih dari Rp300 ribu per hari. Penghasilan tersebut digunakan untuk ditabung sekaligus membantu memenuhi kebutuhan keluarga.
Perjalanan usaha tersebut tidak selalu berjalan mulus. Ananda sempat mengalami penurunan penjualan hingga hampir bangkrut dan ingin berhenti. Namun, ia kembali bangkit dengan rutin memberikan promosi setiap bulan untuk menarik pelanggan.
“Momennya ketika hampir bangkrut dan nyerah, kini bisa bangkit kembali dan terus berjalan sampai sekarang,” ujarnya.
Ke depan, Ananda berencana meningkatkan kualitas produk dan membangun tempat produksi yang lebih layak. Ia berharap Ananda Dessert terus berkembang sehingga dapat membuka lebih banyak lapangan pekerjaan.
“Semoga terus berkembang agar bisa membuka lapangan kerja lebih banyak lagi,” pungkasnya. (rif)


Komentar