![]() |
| Kegiatan Pelantikan Gerakan Le' Mulyadi Bersatu (GKB) di Batang-Batang.(Dok/Istimewa). |
Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi GLB untuk memperkuat peran organisasi sekaligus membangun semangat kebersamaan dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan Kabupaten Sumenep khususnya dapil VI.
Ketua GLB, Masyudi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadiran GLB tidak semata-mata untuk kepentingan politik, tetapi membawa visi dan misi yang lebih besar, khususnya dalam mendorong gagasan serta arah pembangunan masa depan Kabupaten Sumenep.
“Kami hadir bukan hanya sebatas untuk kepentingan politik semata. Kami hadir membawa visi dan misi besar, membawa gagasan tentang arah masa depan Kabupaten Sumenep,” ujar Masyudi.
Menurutnya, GLB diharapkan mampu menjadi wadah bagi masyarakat untuk tumbuh, bersinergi, menyampaikan gagasan, serta mengambil bagian dalam berbagai proses pembangunan daerah.
Masyudi menegaskan, GLB tidak ingin hanya menjadi organisasi biasa yang hadir dalam momentum tertentu. Sebaliknya, GLB ingin terus berkembang menjadi organisasi yang memiliki peran strategis dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami berharap GLB ini bukan hanya sekadar organisasi biasa, tetapi bagaimana GLB dapat menjadi tempat untuk tumbuh dan berperan penting dalam pembangunan Kabupaten Sumenep,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh jajaran dan anggota GLB untuk menjaga kekompakan, membangun komunikasi yang baik, serta mengedepankan kepentingan masyarakat dalam setiap langkah organisasi.
Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sumenep, Mulyadi, SH., MH., menyampaikan pentingnya kebersamaan dan komitmen dalam menjalankan organisasi.
GLB diharapkan mampu menjadi wadah yang produktif dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Sumenep.
Pelantikan GLB tersebut sekaligus menjadi awal bagi organisasi untuk memperluas gerakan dan memperkuat konsolidasi di tengah masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan, GLB diharapkan mampu hadir bukan hanya sebagai wadah organisasi, tetapi juga sebagai bagian dari kekuatan masyarakat dalam mendorong kemajuan Kabupaten Sumenep.
“Terbentuknya GLB bukan sekadar formalitas semata. Pengurus GLB harus lebih tangkas dalam menampung dan memperjuangkan aspirasi serta kebutuhan masyarakat yang perlu mendapat perhatian. Bersatu untuk tumbuh, bergerak untuk Sumenep, dan berkontribusi untuk masa depan,” ujarnya. (Red)


Komentar