![]() |
| Pelantikan 13 Pimpinan Ranting (PR) dan 15 Pimpinan Anak Ranting (PAR) Fatayat NU se-Kecamatan Pragaan.(Dok/Istimewa). |
Hal tersebut disampaikan Ketua PC Fatayat NU Sumenep, Ny. Hj. Dina Kamilia, saat menghadiri Pelantikan 13 Pimpinan Ranting (PR) dan 15 Pimpinan Anak Ranting (PAR) Fatayat NU se-Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep masa khidmat 2026–2029, Kamis (24/9/2026).
Dina mengatakan, keterlibatan perempuan dalam Fatayat NU memberikan kesempatan untuk mengembangkan peran pengabdian. Peran tersebut tidak hanya terbatas dalam lingkup keluarga, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kontribusi nyata di lingkungan sosial dan kemasyarakatan.
“Menjadi Fatayat adalah pilihan yang luar biasa. Dengan aktif di Fatayat, perempuan dapat mengabdikan diri bukan hanya untuk keluarga, tetapi juga kepada masyarakat,” kata Dina.
Menurutnya, keikutsertaan perempuan dalam organisasi merupakan salah satu bentuk kontribusi penting dalam kehidupan bermasyarakat. Karena itu, kepengurusan yang baru dilantik diharapkan dapat menjalankan amanah dengan baik, menjaga kekompakan antarkader, serta menghadirkan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua PAC Fatayat NU Pragaan, Ny. Fifi Sofiati Afifiyah, menyebut peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk semakin memperkuat kecintaan para kader kepada Rasulullah SAW.
“Semoga dengan bermaulid, kita semua mendapat tempat yang dekat dengan Nabi Muhammad SAW kelak di surga,” kata Fifi.
Fifi juga berpesan kepada para pengurus yang baru dilantik agar tidak menjadikan amanah organisasi sebagai sebuah beban. Sebaliknya, keterlibatan dalam Fatayat NU harus dipandang sebagai kesempatan untuk memperbanyak amal sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Jangan menganggap jabatan di Fatayat sebagai beban. Ini adalah ladang bagi kita untuk menambah amal kebaikan dan pahala,” tegasnya.
Perempuan yang pernah menjabat sebagai Ketua PC IPPNU Sumenep tersebut menilai, amanah organisasi akan memiliki nilai lebih apabila dijalankan dengan penuh keikhlasan dan semangat pengabdian.
Ia berharap seluruh pengurus baru dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Di sisi lain, kebersamaan dan kekompakan dalam berorganisasi juga harus terus dijaga agar roda organisasi berjalan dengan baik.
Pelantikan 13 Pimpinan Ranting (PR) dan 15 Pimpinan Anak Ranting (PAR) Fatayat NU se-Kecamatan Pragaan masa khidmat 2026–2029 tersebut berlangsung di halaman LPI Nurul Ihsan, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep.
Pelantikan tersebut sekaligus menandai dimulainya masa khidmat kepengurusan Fatayat NU di tingkat ranting dan anak ranting untuk periode 2026–2029.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru, Fatayat NU di tingkat ranting dan anak ranting diharapkan semakin memperkuat kaderisasi sekaligus memperluas ruang pengabdian perempuan NU di tengah masyarakat. (MQ)


Komentar