|
Menu Close Menu

Hari Sales Sedunia ke-10, Yudi Ananta Ajak Sales Konsisten Menebar Kebaikan

Minggu, 27 September 2026 | 20.49 WIB

 

Yudi Ananta, Sales perusahaan multinasional. (Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Sumenep– Setiap 27 September diperingati sebagai Hari Sales Sedunia. Momentum ini menjadi bentuk apresiasi terhadap para tenaga penjualan yang memiliki peran penting dalam menggerakkan roda bisnis dan perekonomian.


Hari Sales Sedunia dicetuskan oleh Yudi Ananta, pemuda asal Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, sejak 2016. Pengalaman sebagai salesman di sebuah perusahaan multinasional membuat Yudi memiliki perhatian khusus terhadap profesi sales.


Gagasan tersebut kemudian mendapat pengakuan dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (LEPRID) pada 2016.


Yudi mengaku tidak pernah menyangka ide sederhana yang muncul ketika dirinya masih berkecimpung sebagai salesman bisa berkembang hingga dikenal di tingkat nasional dan internasional.


Ide Hari Sales Sedunia berawal ketika Yudi mendirikan Komunitas Para Sales Super Nusantara (KOMPASS Nusantara/KONUS) sebagai wadah bagi para pekerja di bidang penjualan.


Menurut Yudi, sales memiliki posisi penting dalam keberlangsungan sebuah perusahaan. Sales menjadi ujung tombak dalam memperkenalkan sekaligus menjual produk kepada konsumen.


“Sales itu adalah profesi yang luar biasa dan memiliki peran penting di sebuah perusahaan karena sebagai tenaga penjual sebuah produk ke konsumen atau masyarakat, sehingga perusahaan akan memiliki omzet besar atau kecil bergantung pada kinerja tim sales yang dimiliki,” ujar Yudi.


Founder Tabur Baik itu juga melihat banyak orang yang kini menduduki posisi strategis di berbagai perusahaan mengawali kariernya dari dunia sales.


“Tidak heran banyak direktur, manajer, dan supervisor hebat di sejumlah perusahaan mulai berkarier sebagai seorang salesman dan sales promotion girl (SPG),” katanya.


Menurutnya, pengalaman bekerja sebagai sales memberikan bekal yang cukup luas. Sejak awal memasuki dunia kerja, seorang sales dituntut menguasai kemampuan komunikasi, pemasaran hingga membangun jaringan.


“Hal itu karena seseorang yang berprofesi sebagai sales sejak awal bergabung ke perusahaan sudah ditempa dengan berbagai disiplin ilmu seperti komunikasi, marketing, dan networking,” paparnya.


Memasuki peringatan Hari Sales Sedunia ke-10 pada 27 September 2026, Yudi mengajak para sales di seluruh Indonesia menjadikan momentum tersebut sebagai ruang untuk meningkatkan kemampuan sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen.


Tahun ini, Hari Sales Sedunia mengusung tagline “Konsisten Menebar Kebaikan Adalah Jiwa Seorang Sales.”


Yudi berharap tagline tersebut tidak sekadar menjadi slogan, tetapi dapat menjadi motivasi bagi para tenaga penjualan untuk terus meningkatkan kemampuan komunikasi, penjualan, dan pelayanan.


Ia juga mengajak para sales menjaga integritas serta memberikan pengalaman terbaik kepada konsumen maupun masyarakat.


“Semoga momentum Hari Sales Sedunia ke-10 ini bisa menjadi motivasi tersendiri bagi para sales di seluruh tanah air untuk terus mengasah skill atau kemampuan di bidang komunikasi dan penjualan agar memberikan pelayanan yang terbaik bagi konsumen atau masyarakat pada umumnya tanpa terkecuali,” pungkasnya. (Red) 

Bagikan:

Komentar