|
Menu Close Menu

Kirab Budaya Oro-Oro Ombo Wetan di Kabupaten Pasuruan, UMKM Panen Berkah di Tengah Perayaan HUT ke-81 RI

Senin, 07 September 2026 | 14.22 WIB

Kegiatan Karnaval Kirab Budaya  dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Oro-Oro Ombo Wetan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Pasuruan— Ribuan warga memadati sepanjang rute Kirab Budaya dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di Desa Oro-Oro Ombo Wetan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (5/9/2026).


Suasana berlangsung meriah dengan antusiasme masyarakat yang tinggi sejak pagi hari.


Kirab budaya tersebut menjadi ruang ekspresi seni, momen mengenang jasa para pahlawan, sekaligus sarana mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan semangat kebersamaan warga.


Berbagai kelompok masyarakat, mulai anak-anak, remaja hingga orang dewasa, tampil mengenakan pakaian adat, kostum kreasi, serta menyajikan beragam pementasan kesenian lokal.


Kepala Desa Oro-Oro Ombo Wetan, Amin Tohari (Gus Amin), menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian acara serta sambutan hangat dari warga.


“Alhamdulillah, kirab budaya ini menunjukkan bahwa warga Oro-Oro Ombo Wetan betul-betul cinta kepada NKRI. Acara berjalan lancar dan masyarakat merasa senang,” ujar Gus Amin.


Selain menjadi wadah pelestarian budaya daerah di tengah arus modernisasi, kegiatan tersebut juga memberikan dampak positif secara langsung terhadap perekonomian lokal.


Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memanfaatkan tingginya antusiasme warga untuk menjajakan kuliner dan produk lokal.


“UMKM juga mendapatkan berkahnya. Kegiatan seperti ini menjadi peluang bagi masyarakat yang memiliki usaha untuk memperoleh tambahan penghasilan,” tambahnya.


Persiapan hingga pelaksanaan kirab melibatkan berbagai elemen masyarakat. Keterlibatan tersebut semakin menguatkan nilai gotong royong dan kebersamaan di tengah warga.


Dalam kesempatan tersebut, Gus Amin turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo, serta jajaran TNI dan Polri atas dukungan yang diberikan.


Di samping itu, pihak penyelenggara menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan pengguna jalan atas potensi timbulnya kemacetan lalu lintas di sekitar lokasi.


Pihaknya berharap perayaan tahunan tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk mendukung penguatan ekonomi, kebudayaan, dan persatuan warga. (Ham) 

Bagikan:

Komentar