![]() |
| Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya.(Dok/Istimewa). |
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi lapangan sekaligus menindaklanjuti temuan terkait fasilitas mewah di lingkungan lapas.
Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya, mengatakan pihaknya ingin mengusut perbedaan mencolok antara hasil inspeksi mendadak (sidak) Ombudsman RI dan peninjauan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas).
“Komisi XIII DPR RI akan melakukan kunjungan bersama Direktorat Jenderal Pemasyarakatan ke Lapas Kelas IIA Cibinong untuk menindaklanjuti pemeriksaan atas adanya perbedaan temuan antara hasil inspeksi mendadak (sidak) Ombudsman dan hasil pengecekan langsung oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,” ujar Willy di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (28/9/2026).
Sorotan tersebut bermula dari perbedaan kondisi fisik bangunan rumah dinas di lingkungan Lapas Cibinong.
Saat Ombudsman RI melakukan sidak pada Rabu (23/9/2026), ditemukan rumah dinas dengan berbagai perabotan yang tergolong mewah.
Perabotan tersebut antara lain sofa, pendingin udara atau AC, televisi, hingga kulkas.
Namun, kondisi berbeda ditemukan ketika jajaran Kementerian Imipas melakukan peninjauan ulang dua hari kemudian.
Seluruh perabotan mewah yang sebelumnya ditemukan Ombudsman telah bersih dan diangkut keluar dari lokasi.
Perbedaan temuan tersebut kemudian menjadi perhatian Komisi XIII DPR RI.
Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Kementerian Imipas, Mashudi, mengonfirmasi bahwa rombongan Komisi XIII DPR RI dijadwalkan tiba di Lapas Cibinong pada pukul 10.00 WIB.
Mashudi juga menginstruksikan jajarannya untuk mengembalikan kondisi rumah dinas beserta seluruh perabotannya seperti saat pertama kali ditemukan Ombudsman RI.
“Semua harus dikembalikan seperti semula. Ini salah satu yang menjadikan kita semuanya supaya semuanya terbuka apa adanya,” kata Mashudi.
Kunjungan Komisi XIII DPR RI bersama Direktorat Jenderal Pemasyarakatan tersebut diharapkan dapat memperjelas perbedaan kondisi yang ditemukan dalam dua pemeriksaan tersebut.
Peninjauan langsung itu sekaligus menjadi tindak lanjut atas temuan fasilitas mewah di lingkungan Lapas Kelas IIA Cibinong. (MI/Red)


Komentar