|
Menu Close Menu

Sibaca Ijasikap Perkuat Sinergi Penanganan Bencana

Senin, 07 September 2026 | 19.37 WIB

Kegiatan Forum Sibaca Ijasikap di Pendopo Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Malang– Pemerintah Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, menggelar forum Sibaca Ijasikap (Sinau Bareng Camat) di Pendopo Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Senin (7/9/2026). Forum tersebut membahas penguatan koordinasi lintas sektor, termasuk kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana.


Kegiatan dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), kepala desa se-Kecamatan Pakisaji, perwakilan Linmas dari masing-masing desa, serta organisasi masyarakat.


Camat Pakisaji Taufik Nurahman, S.STP., M.AP., mengatakan Sibaca Ijasikap menjadi wadah untuk mempertemukan berbagai stakeholder dalam membahas persoalan pemerintahan dan kemasyarakatan.


“Sibaca ini Sinau Bareng Camat. Artinya, seluruh stakeholder bersama-sama saya, mari kita Sinau Bareng dalam rangka pembinaan kemasyarakatan, berbagai urusan pemerintahan, sosial kemasyarakatan, dan semuanya,” kata Taufik.


Menurutnya, berbagai persoalan di wilayah Kecamatan Pakisaji perlu dibahas secara bersama karena pemerintah memiliki keterbatasan, baik dari sisi kewenangan maupun anggaran.


“Segala permasalahan mari kita diskusikan untuk mencari solusi terbaik bagi masyarakat maupun wilayah Kecamatan Pakisaji,” ujarnya.


Taufik berharap solusi yang dihasilkan melalui forum tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama dan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah.


“Tidak sekali lagi kita bicara individu atau organisasi kelompok, namun sekali lagi kita bicaranya adalah untuk masyarakat Kecamatan Pakisaji,” tegasnya.


Dalam kegiatan tersebut, penguatan penanggulangan bencana juga menjadi salah satu perhatian. Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Malang, Zainuddin, mendorong Kecamatan Pakisaji meningkatkan koordinasi dalam menghadapi potensi bencana.


“Tujuannya adalah untuk meningkatkan koordinasi di tingkat kecamatan terkait dengan penanggulangan bencana, khususnya di wilayah Pakisaji,” kata Zainuddin.


Ia mengatakan desa-desa yang telah dibentuk sebagai Desa Tangguh Bencana perlu meningkatkan kinerjanya. Penanggulangan bencana, menurutnya, harus dilakukan mulai dari pencegahan, mitigasi, tanggap darurat hingga rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.


“Setelah dideklarasikan dan dibentuk forum ini, mestinya segera melakukan kegiatan atau kerja-kerja yang terkait dengan penanggulangan bencana,” ujarnya.


Zainuddin juga mendorong adanya markas komando (mako) yang dapat menjadi pusat kesiapsiagaan. Keberadaan petugas maupun relawan dinilai penting untuk memastikan respons terhadap bencana dapat dilakukan dengan cepat.


“Minimal dalam rangka kesiapsiagaan ada petugas, tenaga atau relawan yang mengawal Pakisaji menjadi kecamatan yang tangguh,” katanya.


Selain itu, kapasitas relawan perlu ditingkatkan, terutama dalam penanganan pertama pada kondisi kegawatdaruratan. BPBD akan mendorong kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk PMI dan potensi relawan yang ada di wilayah Pakisaji.


Zainuddin juga meminta pemerintah kecamatan menggandeng dunia usaha dalam mendukung kegiatan kebencanaan. Menurutnya, keberadaan sejumlah pabrik dan perusahaan di Pakisaji dapat menjadi potensi dukungan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.


“Kami berharap Pak Camat dan teman-teman bisa merangkul dunia usaha. Pakisaji ini banyak pabrik dan perusahaan yang tentunya punya dana sosial, CSR,” ujarnya.


Ia menegaskan penguatan Desa Tangguh Bencana harus diwujudkan melalui kegiatan nyata dan tidak berhenti pada deklarasi atau kegiatan seremonial.


“Ini tidak hanya menjadi satu kegiatan seremonial, tetapi langkah-langkah yang kami sebutkan tadi agar segera direalisasikan,” tegasnya.


Zainuddin menilai program tersebut sejalan dengan Sibaca Ijasikap yang digagas Kecamatan Pakisaji untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi antarpihak.


“Gayung bersambut dengan programnya Pak Camat, Sinau Bareng Camat. Harapan kami, Pakisaji benar-benar menjadi kecamatan yang tangguh, begitu juga masyarakatnya,” pungkasnya. (Den) 

Bagikan:

Komentar