![]() |
| Ahmad Fawaid dan Syafwan Wahyudi saat menerima penghargaan Tokoh UMKM dari PWI Sumenep.(Dok/Istimewa). |
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Jege Tembe, Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura, Sumenep, dengan menghadirkan Prof. Ahsanul Qosasi sebagai pemateri sarasehan.
Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi PWI Sumenep terhadap pelaku usaha yang berkontribusi dalam mengembangkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Sumenep.
Ahmad Fawaid dikenal sebagai pengusaha asal Sumenep yang mendirikan sekaligus mengembangkan brand Roti Gembong Menul melalui PT Roti Menul Indonesia.
Sementara itu, H. Syafwan Wahyudi atau Haji Udik merupakan pengusaha lokal yang mengembangkan berbagai bidang usaha di Sumenep.
Kiprah keduanya menjadi bagian dari dinamika pertumbuhan dunia usaha lokal yang berpotensi menggerakkan perekonomian daerah sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat.
Ketua PWI Sumenep, Faisal Warid, menegaskan bahwa komitmen organisasinya dalam mendukung perkembangan UMKM tidak hanya diwujudkan melalui pemberitaan di media massa.
Menurutnya, PWI juga ingin mengambil peran lebih luas dengan menghadirkan forum diskusi dan sarasehan sebagai ruang bertukar gagasan serta memperkuat kapasitas pelaku usaha.
“PWI berkomitmen mengawal UMKM agar naik kelas, tidak hanya melalui pemberitaan, tetapi juga lewat forum seperti ini,” demikian pesan yang disampaikan Faisal Warid.
Ia berharap kegiatan tersebut menjadi langkah konkret untuk memperkuat sinergi antara insan pers dan pelaku UMKM dalam menghadapi tantangan dunia usaha yang semakin kompetitif.
Melalui forum tersebut, PWI Sumenep turut mendorong pentingnya peningkatan kualitas produk, penguatan strategi pemasaran, serta pemanfaatan media sebagai sarana untuk memperluas jangkauan pasar.
Kehadiran Prof. Ahsanul Qosasi sebagai pemateri diharapkan dapat memperkaya wawasan peserta mengenai pengembangan usaha dan strategi meningkatkan daya saing UMKM.
Melalui penganugerahan dan sarasehan ini, PWI Sumenep berupaya mendorong terciptanya ekosistem usaha yang lebih kuat melalui kolaborasi antara pelaku UMKM dan insan pers. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendukung pertumbuhan usaha lokal agar semakin berkembang, berdaya saing, dan memberikan manfaat bagi perekonomian masyarakat Sumenep. (Red)


Komentar