![]() |
| Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kota Surabaya menggelar Pelatihan BUMAZ Chicken pada Minggu 18 Oktober 2026, bertempat di Pendopo Kelurahan Tanah Kali Kedinding. (dok/ansorsby). |
Ketua PC GP Ansor Kota Surabaya, Achnaf Al-Ashbahani, menyampaikan bahwa program pemberdayaan ekonomi menjadi salah satu langkah strategis untuk memperkuat kemandirian kader dan masyarakat.
“Melalui pelatihan BUMAZ Chicken ini, kami ingin mendorong kader Ansor dan masyarakat agar memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha. Kami berharap pelatihan ini tidak berhenti pada kegiatan pembelajaran saja, tetapi dapat menjadi langkah awal untuk membangun usaha kuliner yang produktif, mandiri, dan mampu memberikan manfaat bagi perekonomian keluarga,” ujar Achnaf.
Ia berharap program BUMAZ Chicken dapat terus dikembangkan melalui pendampingan dan penguatan kapasitas usaha, sehingga peserta memiliki bekal untuk mengembangkan produk makanan yang berdaya saing serta mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Keterlibatan sekitar 25 peserta dari berbagai unsur masyarakat menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam membangun ekosistem kewirausahaan di tingkat lokal.
Melalui pelatihan ini, PC GP Ansor Kota Surabaya berupaya menghadirkan program yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan keterampilan, tetapi juga mendorong terciptanya peluang ekonomi yang nyata.
"Ke depan, BUMAZ Chicken diharapkan dapat menjadi salah satu program pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran GP Ansor dalam mendorong kemandirian ekonomi kader dan masyarakat melalui sektor usaha kuliner," ujar Achnaf.
Achnaf menjelaskan pelatihan ini merupakan bagian dari upaya PC GP Ansor Kota Surabaya dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha di bidang kuliner, khususnya makanan ayam siap saji.
Program BUMAZ Chicken diharapkan menjadi wadah pembelajaran bagi peserta untuk meningkatkan keterampilan mengolah produk makanan sekaligus membuka peluang usaha yang memiliki nilai ekonomis.
Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dapat menjadi bekal dalam merintis maupun mengembangkan usaha kuliner.
"Selain meningkatkan kemampuan pengolahan makanan, pelatihan ini juga diarahkan untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan dan mendorong lahirnya pelaku usaha baru di tengah masyarakat," pungkasnya. (Red)


Komentar