|
Menu Close Menu

G25 Indonesia Berikan Bantuan Sembako kepada Hosna, Warga Kurang Mampu di Pamekasan

Minggu, 18 Oktober 2026 | 00.10 WIB

G25 Indonesia Cabang Pamekasan saat memberikan bantuan kepada Ibu Hosna.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Pamekasan – Yayasan Gerakan Dualima Indonesia (G25 Indonesia) Cabang Pamekasan terus menunjukkan kepedulian terhadap warga kurang mampu melalui penyaluran bantuan sosial. Kali ini, bantuan diberikan kepada Hosna, 54 tahun, warga Dusun Tualas, Desa Larangan Luar, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, yang kini tinggal seorang diri.


G25 Indonesia Cabang Pamekasan menyalurkan bantuan melalui program Special Social Charity pada Jumat (16/10/2026). Bantuan berupa paket sembako tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus meringankan beban hidup Hosna.


Ketua G25 Indonesia Cabang Pamekasan, Afif, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen yayasan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya warga yang menghadapi keterbatasan ekonomi dan kondisi kehidupan yang memprihatinkan.


Afif mengungkapkan, total realisasi anggaran untuk bantuan kepada Hosna mencapai Rp938.600 dari total anggaran sebesar Rp1.000.000. Dengan demikian, terdapat sisa anggaran sebesar Rp61.400 yang dikembalikan ke kas G25 Indonesia.


"Total realisasi Rp938.600 dari anggaran Rp1.000.000. Jadi, ada sisa anggaran Rp61.400 yang kami kembalikan ke kas G25 Indonesia," jelas Afif kepada media, Sabtu (17/10/2026).


Pria yang akrab disapa Afif tersebut juga menceritakan kondisi kehidupan Hosna. Perempuan berusia 54 tahun itu saat ini tinggal seorang diri di rumahnya di Dusun Tualas, Desa Larangan Luar, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan.


Sebelumnya, Hosna tinggal bersama saudara kandungnya. Namun, keterbatasan jumlah kamar di rumah tersebut membuat mereka tidak dapat tinggal bersama setelah saudara kandungnya melahirkan.


"Beliau tinggal seorang diri di rumah tersebut. Dulu, dia tinggal bersama saudara kandungnya. Namun, karena rumah tersebut tidak cukup untuk ditinggali bersama akibat keterbatasan kamar, sementara saudara kandungnya melahirkan, akhirnya sekarang beliau tinggal sendirian," bebernya.


Dalam kesehariannya, Hosna merawat dua ekor kambing milik saudara kandungnya. Di tengah keterbatasan tersebut, ia juga harus menjaga kondisi kesehatannya karena diketahui memiliki riwayat penyakit lemah jantung dan gangguan lambung.


Meski demikian, Hosna tetap menjalani kontrol kesehatan secara rutin setiap Kamis di RSUD Pamekasan. Pemeriksaan tersebut dapat dijalaninya secara gratis.


Melihat kondisi tersebut, G25 Indonesia Cabang Pamekasan berharap bantuan paket sembako yang disalurkan dapat memberikan manfaat nyata bagi Hosna, terutama untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.


"Kami berharap bantuan berupa paket sembako ini bisa meringankan beban hidup beliau," tandas Afif.


Afif juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh relawan serta donatur G25 Indonesia yang selama ini terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan sosial yayasan.


"Terima kasih juga kepada para relawan dan donatur G25 Indonesia yang selama ini sudah banyak membantu," pungkasnya. (Red) 

Bagikan:

Komentar