![]() |
| Kegiatan Lokakarya PC GP Ansor Kabupaten Sumenep.(Dok/Istimewa). |
Ketua PC GP Ansor Sumenep, KH Qumri Rahman, mengatakan lokakarya tersebut merupakan tindak lanjut dari kegiatan roadshow PC GP Ansor Sumenep ke seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Sumenep pada bulan sebelumnya.
Menurutnya, kegiatan ini memiliki tiga target utama yang menjadi prioritas penguatan organisasi GP Ansor di Kabupaten Sumenep.
“Pertama, bagaimana seluruh ranting Ansor di Sumenep yang berjumlah 294 ranting memiliki SK yang terbarui, seluruhnya aktif, dan roda organisasi berjalan dengan baik,” ujarnya.
Target kedua, lanjut Qumri, adalah memastikan kaderisasi formal dilaksanakan secara konsisten di seluruh PAC GP Ansor se-Kabupaten Sumenep. Kaderisasi tersebut meliputi Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD), Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar), serta Dirosah.
Sementara target ketiga adalah mendorong pelaksanaan akreditasi PAC dan ranting GP Ansor se-Kabupaten Sumenep agar dapat dilakukan sesegera mungkin secara serentak.
“Ketiga target ini menjadi langkah penting untuk memperkuat kelembagaan, meningkatkan kualitas kader, dan memastikan organisasi berjalan dengan baik di semua tingkatan,” tegasnya.
Sementara itu, Adi Purnomo selaku pemantik dalam lokakarya tersebut memaparkan sejumlah persoalan mendasar yang ditemukan dari hasil roadshow ke berbagai PAC. Ia mengelompokkan persoalan tersebut ke dalam dua kategori, yakni masalah internal dan eksternal.
Menurut Adi, terdapat sedikitnya enam persoalan internal yang perlu menjadi perhatian bersama. Persoalan tersebut meliputi kepemimpinan dan kepengurusan, sumber daya manusia (SDM), kegiatan organisasi, kaderisasi, penguatan kelembagaan, serta persoalan ekonomi.
Persoalan ekonomi yang dimaksud mencakup aspek ekonomi kelembagaan maupun ekonomi kader. Kedua aspek tersebut dinilai perlu mendapat perhatian agar organisasi dapat berkembang dan kader memiliki daya dukung yang memadai.
Selain persoalan internal, Adi juga mengidentifikasi sedikitnya tiga tantangan eksternal. Ketiganya meliputi kemampuan mengelola pemangku kepentingan (stakeholder), krisis calon kader, serta kondisi lingkungan yang kurang mendukung perkembangan organisasi.
“Berbagai persoalan ini perlu menjadi bahan evaluasi bersama agar PC, PAC, hingga ranting dapat merumuskan langkah yang tepat untuk memperkuat organisasi,” tuturnya.
Lokakarya ini dihadiri jajaran wakil ketua PC GP Ansor Sumenep yang membidangi keorganisasian, kaderisasi, dan akreditasi. Hadir pula seluruh pimpinan anak cabang, khususnya para wakil ketua yang membidangi keorganisasian, kaderisasi, dan akreditasi.
Melalui lokakarya tersebut, PC GP Ansor Sumenep mendorong penguatan koordinasi dan pembenahan organisasi secara menyeluruh, mulai dari tingkat cabang, anak cabang, hingga ranting. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas kaderisasi, memperkuat kelembagaan, serta mendorong akreditasi organisasi secara lebih terarah dan serentak. (Red)


Komentar