|
Menu Close Menu

PCNU Bangkalan Siap Gelar Peringatan Hari Santri Nasional 2026, Semua Banom NU Siap Kolaborasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 19.14 WIB

BANGKALAN, lensajatim.id - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bangkalan mematangkan persiapan dalam menyambut Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, puncak perayaan tahun ini dipastikan akan diselenggarakan secara kolaboratif bersama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).


Guna menyelaraskan langkah dan memantapkan teknis pelaksanaan, PCNU Bangkalan menggelar rapat pembentukan panitia serta pembahasan agenda kerja di Bangkalan pada Senin (19/10/2026).


Katib Syuriyah PCNU Bangkalan, KH. Toyib Fawas, mengungkapkan bahwa HSN 2026 mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”. Ia menegaskan bahwa seluruh lini kegiatan wajib merefleksikan nilai-nilai strategis yang terkandung di dalam tema besar tersebut.


"Kegiatan hari ini merupakan langkah awal komitmen kami dalam menyambut perayaan HSN tahun ini," ujar KH. Toyib Fawas di sela-sela rapat panitia.


Rangkaian Acara Melibatkan Lintas Banom

Seluruh rangkaian acara dirancang untuk menggerakkan berbagai elemen santri serta badan otonom (banom) di bawah naungan PCNU Bangkalan. Rangkaian ini akan dibuka secara resmi melalui Apel Hari Santri Nasional pada Kamis, 22 Oktober 2026, yang bertempat di Halaman Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan.


Secara teknis, posisi petugas upacara hingga pembaca Teks Resolusi Jihad dalam apel tersebut akan didelegasikan sepenuhnya kepada kader-kader potensial dari PCNU Bangkalan.


Pasca-apel, perayaan akan langsung diisi oleh berbagai program unggulan dari lintas lembaga hingga menjelang malam puncak pada November mendatang. Di antaranya, LP Ma’arif NU akan mengomandoi beragam festival keagamaan dan perlombaan edukatif.


Sementara itu, IPNU dan IPPNU bersiap menggelar halaqah kebangsaan serta diskusi tematik yang menyasar peran strategis santri Gen Z. Di sisi lain, Persatuan Guru NU (Pergunu) akan mengambil peran dengan menyelenggarakan simposium kependidikan, kebudayaan, serta lokakarya pengembangan pesantren.


Pondok Pesantren Al-Anwar Jadi Pusat Malam Puncak

Puncak peringatan HSN 2026 dijadwalkan berlangsung pada 7 November 2026 dalam bentuk Pengajian Akbar. Acara puncak ini akan dipusatkan di Pondok Pesantren Al-Anwar, Desa Patereman, Kecamatan Modung, Bangkalan, dan diproyeksikan menghadirkan tokoh-tokoh teras PBNU serta penceramah berskala nasional.


Ketua Panitia HSN 2026 sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar, KH. Muchlis Muhsin Anwar, menyatakan kesiapan penuh atas penunjukan pesantrennya sebagai pusat kegiatan.


“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas kepercayaan menjadi tuan rumah puncak HSN 2026. Momentum ini harus menjadi sarana berharga untuk meneladani kiprah nyata dan perjuangan para santri terdahulu,” tegas KH. Muchlis.


Ia menambahkan bahwa mandat sebagai ketua panitia ini juga menjadi ruang konsolidasi yang penting, sekaligus kesempatan berharga untuk menyerap ilmu dari para kiai senior di lingkungan Nahdlatul Ulama. (Moh) 

Bagikan:

Komentar