|
Menu Close Menu

Peringati Hari Pangan Sedunia 2026, HKTI Lumajang Perkuat Kedaulatan Pangan Lewat Pelantikan PAC dan Food Security Expo

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 14.08 WIB

 

Pelantikan PAC HKTI se-Kabupaten Lumajang.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Lumajang – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Lumajang memperkuat komitmen dalam mendorong kedaulatan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani melalui rangkaian kegiatan peringatan Hari Pangan Sedunia 2026.


Kegiatan yang digelar DPC HKTI Kabupaten Lumajang di Pendopo Arya Wiraraja dan Alun-Alun Kabupaten Lumajang, Jumat (16/10/2026), tersebut menghadirkan tiga agenda utama, yakni pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) HKTI se-Kabupaten Lumajang, Sarasehan Kedaulatan Pangan, serta Lumajang Food Security Expo 2026.


Rangkaian kegiatan yang dimulai pukul 13.30 WIB itu menjadi momentum konsolidasi petani, organisasi pertanian, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mengembangkan potensi pertanian lokal.


Ketua DPC HKTI Kabupaten Lumajang, HM Jamaluddin, menegaskan bahwa peringatan Hari Pangan Sedunia bukan sekadar agenda seremonial, melainkan kesempatan untuk memperkuat peran organisasi dalam mendampingi petani hingga tingkat kecamatan.


"Pelantikan pengurus PAC HKTI se-Kabupaten Lumajang hari ini bukan sekadar seremonial organisasi, melainkan penegakan komitmen kita bersama untuk mengawal aspirasi petani di akar rumput. Melalui penguatan kelembagaan hingga tingkat kecamatan, disertainya sarasehan dan pameran ketahanan pangan, kita ingin memastikan bahwa Lumajang tetap menjadi salah satu lumbung pangan andalan Jawa Timur. HKTI berkomitmen untuk mendampingi petani dari hilir ke hulu, mendorong inovasi, serta mengawal kedaulatan pangan secara berkelanjutan," tegas Jamaluddin dalam sambutannya.


Menurutnya, penguatan kelembagaan hingga tingkat kecamatan menjadi langkah penting agar aspirasi dan kebutuhan petani dapat terakomodasi dengan lebih baik. Dengan demikian, HKTI diharapkan mampu menjadi penghubung antara petani, pemerintah, dan pelaku usaha dalam membangun sektor pertanian yang produktif serta berkelanjutan.


DPD HKTI Jatim Dorong Kolaborasi


Komitmen DPC HKTI Lumajang tersebut mendapat apresiasi dari Ketua DPD HKTI Jawa Timur, HM Arum Sabil. Ia menyambut positif terbentuknya kepengurusan PAC sekaligus rangkaian kegiatan yang memadukan penguatan organisasi, diskusi pertanian, dan promosi produk unggulan daerah.


"Kami sangat mengapresiasi kerja keras dan inisiatif DPC HKTI Lumajang di bawah kepemimpinan HM Jamaluddin. Pelantikan seluruh PAC secara serentak yang dirangkai dengan aksi nyata berupa Sarasehan dan Food Security Expo merupakan cerminan organisasi yang hidup dan berdampak. Jawa Timur memiliki peran vital sebagai penopang pangan nasional, dan Kabupaten Lumajang adalah salah satu pilar utamanya. Kami berharap kepengurusan PAC yang baru dilantik segera tancap gas berkolaborasi dengan pemerintah setempat," ujar Arum Sabil.


Ia berharap kepengurusan baru di tingkat kecamatan dapat segera menjalankan program yang menyentuh kebutuhan petani. Sinergi antara HKTI, pemerintah, dan berbagai pihak terkait dinilai penting untuk memperkuat produktivitas pertanian serta menjaga keberlanjutan pasokan pangan.


Pemkab Lumajang Apresiasi Sinergi HKTI


Bupati Lumajang, Ir. Hj. Indah Amperawati, M.Si., yang hadir dan memberikan sambutan di Pendopo Arya Wiraraja, turut menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi HKTI dalam mendukung program ketahanan pangan pemerintah daerah.


"Atas nama Pemerintah Kabupaten Lumajang, saya mengucapkan selamat atas dilantiknya pengurus PAC HKTI se-Kabupaten Lumajang. Pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri dalam menjaga stabilitas dan kedaulatan pangan. Kehadiran HKTI, khususnya melalui ruang diskusi dalam Sarasehan serta ajang inovasi di Food Security Expo 2026 di Alun-Alun Lumajang ini, menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan berjalan sangat baik. Mari kita bersama-sama tingkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan para petani Lumajang," tutur Indah Amperawati.


Dukungan pemerintah daerah tersebut diharapkan semakin memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjawab berbagai tantangan pertanian, mulai dari peningkatan produktivitas, ketersediaan sarana produksi, hingga pemasaran hasil panen.


Sarasehan dan Expo Angkat Potensi Pertanian Lokal


Selain pelantikan pengurus PAC, Sarasehan Kedaulatan Pangan menjadi ruang dialog interaktif untuk membahas berbagai tantangan pertanian modern. Sejumlah isu yang diangkat meliputi solusi atas persoalan pertanian, ketersediaan pupuk, serta optimalisasi pemasaran hasil tani.


Diskusi tersebut diharapkan menghasilkan gagasan dan langkah konkret yang dapat diterapkan untuk mendukung kegiatan usaha tani, memperkuat posisi petani, serta meningkatkan nilai ekonomi produk pertanian.


Sementara itu, Lumajang Food Security Expo 2026 digelar selama dua hari, pada 16–17 Oktober 2026, di kawasan Alun-Alun Lumajang. Pameran ini menampilkan berbagai produk unggulan lokal, inovasi teknologi pertanian, serta aneka olahan pangan kreatif hasil karya kelompok tani setempat.


Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang promosi bagi produk pertanian dan pangan lokal agar semakin dikenal masyarakat. Melalui pameran ini, kelompok tani memiliki kesempatan untuk memperkenalkan hasil produksinya sekaligus membuka peluang pemasaran dan kerja sama dengan berbagai pihak.


Pengembangan produk olahan pangan juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan nilai tambah hasil pertanian. Dengan dukungan inovasi dan akses pasar yang lebih luas, potensi lokal diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi petani dan masyarakat.


Dihadiri Berbagai Pemangku Kepentingan


Kegiatan peringatan Hari Pangan Sedunia 2026 tersebut dihadiri sejumlah pejabat, tokoh, dan perwakilan berbagai lembaga.


Hadir di antaranya Bupati Lumajang Ir. Hj. Indah Amperawati, M.Si.; perwakilan Kementerian Pertanian RI, Prof. Dr. Ir. Hasil Sambiring, M.Sc.; Anggota DPR RI Kawendra Lukistian, S.E., M.Sn.; serta Wakil Ketua Umum dan Wakil Sekretaris Jenderal DPN HKTI Bidang Gizi, Ibu Ony Ja'far, S.E., dan M. Sirod.


Turut hadir Ketua dan Sekretaris DPD HKTI Jawa Timur, HM Arum Sabil dan Budi Sasongko; perwakilan Kodim 0821/Lumajang melalui Kepala Staf Kodim (Kasdim); Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi, S.H., S.I.K., M.H.; serta perwakilan Kepala Kejaksaan Negeri Lumajang, Luqman.


Dari kalangan dunia usaha, hadir Manager Regional PT HM Sampoerna Tbk, Kukuh Dwi Kristianto, serta Kepala Bank Jatim Cabang Lumajang, Bambang Eko Budi. Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lumajang juga turut menghadiri kegiatan tersebut.


Selain itu, kegiatan diikuti perwakilan organisasi kepemudaan dan dunia usaha, termasuk Kadin, HIPMI, dan Gegkraf, serta pembina dan pengurus DPC HKTI Lumajang, ketua dan pengurus PAC HKTI se-Kabupaten Lumajang, kelompok tani (Poktan), gabungan kelompok tani (Gapoktan), serta seluruh penyuluh pertanian lapangan (PPL).


Melalui rangkaian pelantikan, sarasehan, dan pameran tersebut, DPC HKTI Kabupaten Lumajang berharap terbentuk ekosistem pertanian yang semakin mandiri, inovatif, dan berdaya saing.


Penguatan kelembagaan petani yang disertai kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu menjadikan potensi pertanian Lumajang sebagai kekuatan ekonomi daerah, sekaligus berkontribusi dalam menjaga ketahanan dan mewujudkan kedaulatan pangan nasional. (Red) 

Bagikan:

Komentar