|
Menu Close Menu

Puluhan Anak Ikuti Khitanan Massal PW GP Ansor Jatim di Sumenep

Senin, 19 Oktober 2026 | 15.13 WIB

 

Ketua PW GP Ansor Jatim, H. Musaffa' Safril saat memberikan bingkisan kepada orang tua yang anaknya ikut khitanan massal.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Sumenep – Memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (PW GP) Ansor Jawa Timur bersama Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Pragaan menggelar bakti sosial berupa khitanan massal dan penyaluran bantuan sembako, Senin (19/10/2026).


Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pragaan, Kabupaten Sumenep, tersebut menjadi wujud kepedulian GP Ansor terhadap masyarakat sekaligus upaya menghadirkan semangat Hari Santri melalui aksi nyata.


Sebanyak 23 anak dari berbagai wilayah di Kecamatan Pragaan mengikuti khitanan massal yang melibatkan tim Khitan Warrior Pamekasan. Selain pelayanan khitan, panitia juga menyerahkan paket sembako secara simbolis kepada masyarakat penerima manfaat.


Kegiatan ini terlaksana melalui kerja sama dengan Perum Bulog Divisi Regional Jawa Timur. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas manfaat kegiatan sosial sekaligus memperkuat kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.


Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, H. Musaffa’ Safril, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan sosial merupakan salah satu bentuk pengabdian kader Ansor kepada masyarakat.


" Peringatan Hari Santri tidak seharusnya hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi perlu diisi dengan kegiatan yang memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat, " ucap Musaffa'. 


Musaffa' menuturkan, melalui khitanan massal dan penyaluran sembako, GP Ansor berupaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memperkenalkan peran organisasi kepada generasi muda. Semangat kesantrian diharapkan terus tumbuh melalui kepedulian, kebersamaan, dan keterlibatan aktif dalam menjawab kebutuhan sosial.


Ketua PAC GP Ansor Pragaan, Khalili Hasbunallah, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada PW GP Ansor Jawa Timur atas dukungan serta kepercayaan yang diberikan sehingga kegiatan bakti sosial tersebut dapat terlaksana di Kecamatan Pragaan.


Ia menilai dukungan tersebut menjadi motivasi bagi jajaran PAC GP Ansor Pragaan untuk terus memperkuat khidmah organisasi melalui program-program yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.


Sinergi antara pengurus wilayah dan kecamatan juga menjadi dorongan bagi kader Ansor untuk terus berkontribusi dalam kegiatan kemasyarakatan. Ia berharap kolaborasi serupa dapat berlanjut dan melahirkan program sosial dengan jangkauan manfaat yang lebih luas.


Sementara itu, Ketua Panitia, Syamsul Arifin, menyampaikan terima kasih kepada seluruh sahabat PAC GP Ansor Pragaan yang telah berpartisipasi dan bekerja sama menyukseskan kegiatan tersebut.


Ia mengapresiasi semangat kebersamaan para kader yang telah mencurahkan waktu, tenaga, dan pikiran demi kelancaran acara. Menurutnya, keberhasilan kegiatan ini merupakan hasil kerja kolektif yang mencerminkan pentingnya solidaritas dan kekompakan dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat.


Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan Ketua PW GP Ansor Jawa Timur. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan paket sembako secara simbolis serta pelaksanaan khitanan massal bagi peserta yang telah terdaftar.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua PW GP Ansor Jawa Timur beserta rombongan, Ketua Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Kabupaten Sumenep, KH. Qomri Rahman, serta Sekretaris MWCNU Pragaan, K. Harir Hidayat.


Kehadiran berbagai unsur organisasi tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam menyelenggarakan program sosial. Kerja sama antara organisasi kepemudaan, lingkungan Nahdlatul Ulama, dan mitra terkait diharapkan mampu memperluas jangkauan pelayanan serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.


Peringatan Hari Santri Nasional 2026 menjadi momentum bagi GP Ansor untuk meneguhkan komitmen pengabdian kepada umat. Melalui khitanan massal dan penyaluran bantuan sembako, semangat perjuangan santri diwujudkan dalam bentuk kepedulian nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat.


Bagi GP Ansor, khidmah tidak hanya diwujudkan melalui aktivitas organisasi, tetapi juga melalui kerja nyata yang membawa manfaat bagi sesama. Semangat tersebut diharapkan terus tumbuh dan menjadi bagian dari gerakan sosial kader Ansor, baik di tingkat wilayah maupun kecamatan. (MQ)

Bagikan:

Komentar