> Ansoruna Jatim Dorong UMKM Manfaatkan Dana KUR Bangkitkan Usaha di Tengah Pandemi Covid 19
|
Menu Close Menu

Ansoruna Jatim Dorong UMKM Manfaatkan Dana KUR Bangkitkan Usaha di Tengah Pandemi Covid 19

Rabu, 11 November 2020 | 15.12 WIB

Webinar Dalam Rangka Hari Pahlawan Kerjasama Ansoruna Jatim, Omah Inspirasi, Gerbapi Jatim, dan KESAN


lensajatim id Surabaya- 
Ketua Ansoruna PW GP Ansor Jawa Timur, Musaffa' Safril mendorong para pelaku usaha terutama Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) memanfaatkan dana pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk membangkitkan kembali usahanya di tengah Pandemi Covid 19.


" Covid 19 ini ujian yang sangat dahsyat pagi pelaku usaha, utamanya UMKM. Semenjak Covid rata-rata omzetnya menurun drastis, bahkan banyak yang gulung tikar," jelas pria yang akrab disapa Safril ini saat ditemui usai menjadi narasumber dalam acara Webinar dalam rangka hari Pahlawan dengan tema " Pahlawan Ekonomi Indonesia, UMKM Bangkit, Indonesia Maju. Selasa (10/11/2020). 


Saat ini, kata pria yang juga pelaku usaha batik Madura ini, sudah mulai masuk pada Era Normal Baru, pemerintah juga sudah menyiapkan skema pemulihan ekonomi dengan berbagai programnya yang disiapkan untuk pelaku usaha, mulai dari bantuan usaha bagi UMKM, kemudian kemudahan akses permodalan berupa KUR, hendaknya itu benar-benar dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM untuk membangkitkan kembali usahanya.


" Jangan sampai bantuan usaha, KUR, tapi tidak digunakan untuk kepentingan pengembangan usaha, itu salah," tandasnya. 


Bahkan, pihaknya lewat Ansoruna PW GP Ansor Jawa Timur juga memfasilitasi kader Ansor yang memiliki usaha untuk mengakses dana KUR. " Itu semata-mata agar usahanya bisa kembali jalan," ungkapnya.


Sebab, kata Safril, modal itu bagian penting bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya. " Biasanya kan hal yang sering dikeluhkan UMKM itu ya modal, pengemasan dan pemasaran," pungkasnya. 


CEO KESAN Hamdan Hamedan, yang juga menjadi narasumber kegiatan tersebut mendorong pelaku usaha khususnya UMKM untuk go digital. Apalagi, ditengah pandemi Covid 19, dimana aktifitas masyarakat lebih banyak dirumah. Sehingga transaksi untuk jual beli di online menjadi salah satu pilihan paling tepat. 


Hingga saat ini, kata Hamdan per bulan Juli 2020, dari total pelaku usaha di UMKM, baru 8 juta yang terkoneksi dengan ekosistem online atau sekitar 13%. Disisi lain juga secara nasional, UMKM mampu menyerap tenaga kerja 97%. " Makanya UMKM ini merupakan pilar penting perekonomian Indonesia," pungkasnya. 


Willy Filosofia, Ketua GERBAPI (Gerakan Belanja Produk Indonesia) Jawa Timur dalam paparannya mendorong agar masyarakat cinta terhadap produk lokal. Bahkan, ia mengaku pihaknya sering memfasilitasi kegiatan-kegiatan berupa pameran produk UMKM, dengan tujuan produk UMKM makin dikenal masyarakat dan makin dicintai masyarakat.


Webinar yang berlangsung hampir tiga jam tersebut mendapat sambutan positif dari para peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur. Terbukti, peserta yang ikut hampir 100 orang. Moderator dalam kegiatan tersebut Rusman Hadi dan Host Luthfiyah Indana Zulfa atau yang akrab disapa Aziel Az Zahra, Insiator Omah Inspirasi. (Had/Red)

Bagikan:

Komentar