|
Menu Close Menu

Kemenag dan Kemenhaj Bentuk Tim Investigasi Soal Layanan Haji di Armina, Gus Kampung Apresiasi dengan Catatan

Selasa, 04 Juli 2023 | 13.04 WIB

Gus Alaik S. Hadi, Ketua Umum Mandataris Gus Kampung. (Dok/Istimewa).

Lensajatim.id, Surabaya- Kementerian Agama (Kemenag) Indonesia dan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi bergerak cepat menyikapi  berbagai persoalan layanan Mashariq di Armina yang berdampak pada jemaah haji.  Tidak tanggung-tanggung mereka langsung membentuk tim investigasi. 


Hal tersebut merupakan bentuk komitmen dari pertemuan antara Menag Yaqut dan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Taufiq F Al-Rabiah pada 30 Juni 2023.


Pembentukan tim investigasi tersebut sebagai bentuk keseriusan pemerintah untuk menangani persoalan layanan haji. Tim itu bertugas menggali penyebab persoalan dan menyusun solusi untuk layanan haji di masa mendatang. Hasil investigasi diharapkan bisa keluar dalam seminggu atau maksimal dua minggu mendatang.


Merespon hal tersebut, Gus Kampung memberikan apresiasi terhadap langkah berani Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas melancarkan protes hingga terbentuknya tim investigasi. 


" Pertama Kami juga merasa kecewa terhadap apa yang dialami Jemaah Haji Indonesia di Armina," jelas Gus Alaik S. Hadi, Ketua Umum Mandataris Gus Kampung saat dikonfirmasi media. Selasa, (04/07/2023).


Akan tetapi, pihaknya juga merespon positif dan apresiasi pada langkah Kemenag RI yang menyampaikan kritik serta membentuk tim investigasi untuk mengetahui secara pasti persoalan tersebut. 


" Sudah benar langkah Menteri Agama RI yang melakukan kritik keras terhadap Pemerintah Arab Saudi dan juga membentuk tim investigasi," paparnya. 


Hanya saja, Gus Alaik memberikan catatan, idealnya agar tim itu bisa berjalan sesuai dengan harapan, maka harus ada unsur tim independen yang dilibatkan dalam tim investigasi. 


" Bisa saja dari unsur perwakilan ormas atau civil society atau  pihak lain, supaya hasilnya benar-benar objektif dan sesuai dengan harapan," tandasnya. 


Dihubungi secara terpisah, Ketua Gus Kampung Kabupaten Gresik Jawa Timur, Gus Muhammad Abdul Rouf yang kebetulan juga melaksanakan ibadah haji mengaku mendukung deklarasi Gus Kampung dan juga mendukung langkah Gus Kampung dalam menyikapi insiden layanan yang menimpa Jemaah Haji Indonesia di Armina. 


Seperti ramai diberitakan sebelumnya Insiden di Armina tersebut terjadi meliputi masalah tenda Arafah, keterlambatan pemberangkatan, sanitasi dan masalah saluran air bersih di Mina, serta keterlambatan katering untuk jemaah haji.

Bagikan:

Komentar