![]() |
Nur Faizin, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, saat reses di Kabupaten Pamekasan, Madura.(Dok/Istimewa). |
Dalam reses tersebut, Nur Faizin menyampaikan komitmennya untuk mendukung peningkatan kapasitas usaha kader dan pengurus Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Pamekasan. Ia mendorong agar ISNU membentuk tim pendamping untuk pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
“Saya sangat mengapresiasi semangat kemandirian ISNU, khususnya di tingkat PAC. Ini luar biasa,” ujar politikus asal Sumenep tersebut.
Menurutnya, tim pendamping UMKM itu nantinya akan membantu pelaku usaha mulai dari aspek perizinan, pemasaran hingga akses permodalan. Ia juga menyarankan agar ISNU menggandeng Bank Jatim dalam penguatan akses modal, mengingat dirinya saat ini duduk di Komisi C DPRD Jatim yang bermitra langsung dengan Bank Jatim dan BPR Jatim.
“Saya siap direpotkan untuk urusan ini. Tapi saya minta kita sama-sama menjaga nama baik. Jangan sampai, naudzubillah, ada UMKM binaan ISNU yang kabur dari kewajiban penagihan,” ucapnya yang disambut antusias pengurus ISNU.
Sementara itu, Ketua PC ISNU Pamekasan, Imam S. Arizal, meminta Nur Faizin untuk lebih proaktif dalam mendorong pemberdayaan pengusaha muda. Menurutnya, banyak kader ISNU yang merupakan pelaku usaha di berbagai sektor, mulai dari kuliner, fashion, pertanian, peternakan, hingga jasa keuangan.
“Namun, mereka masih menghadapi berbagai kendala dalam pengembangan usahanya, terutama terkait permodalan, pemasaran, dan perizinan dari BPOM,” ungkap Imam usai memimpin rapat koordinasi cabang (Rakorcab) ISNU di Wamira Chicken, Jalan Raya Bettet, Pamekasan.
Imam berharap, kolaborasi antara ISNU dan anggota DPRD seperti Nur Faizin bisa menjadi solusi konkret dalam penguatan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan pengusaha muda.
“Kami berharap Mas Jen (sapaan akrab Nur Faizin, red) bisa memfasilitasi dan menjadi jembatan bagi kami untuk mengembangkan usaha secara berkelanjutan,” pungkasnya. (Man)
Komentar