|
Menu Close Menu

Pemkab Sumenep Meriahkan HUT ke-80 RI, 18 Lomba Digelar untuk Bangkitkan Nasionalisme ASN

Selasa, 05 Agustus 2025 | 07.02 WIB

KH. Imam Hasyim, Wakil Bupati Sumenep saat mengikuti lomba tarik tambang dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan RI di halaman Pemkab Sumenep.(Dok/Humas). 
Lensajatim.id, Sumenep- Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggelar beragam perlombaan seru yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) serta Non-ASN di lingkungan perangkat daerah. Kegiatan ini menjadi ajang mempererat kebersamaan, menumbuhkan semangat nasionalisme, dan memperkuat sinergi dalam pelayanan publik.


Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, secara resmi membuka kegiatan tersebut di Halaman Kantor Bupati pada Senin (4/8/2025). Ia menekankan bahwa perlombaan ini bukan semata-mata hiburan, tetapi juga sebagai media untuk membangun kerja tim, loyalitas, serta kekompakan di kalangan ASN.


“Lomba ini menjadi sarana membangun kebersamaan dan cinta tanah air. Di balik keseruannya, ada semangat untuk memperkuat solidaritas ASN dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat,” ujar KH. Imam Hasyim. 


Tahun ini, sebanyak 18 jenis perlombaan digelar, mulai dari lomba-lomba klasik yang mengundang tawa seperti lari sarung, tarik tambang, makan kerupuk, hingga perlombaan kreatif dan kekinian seperti fashion daster batik, jingle pelangi antar-OPD, serta lagu Madura dan dangdut. Tak ketinggalan, olahraga seperti bola volly, tenis meja, catur, dan sepak bola mini Forkopimda juga turut memeriahkan rangkaian acara.


Wabup berharap kegiatan ini mampu menciptakan iklim kerja yang harmonis dan produktif, sekaligus menjadi momentum untuk meningkatkan inovasi dalam masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).


“Kami ingin ASN dan Non-ASN menjadikan peringatan HUT RI ini sebagai semangat untuk terus berinovasi dan berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah,” tambahnya.


Lebih dari sekadar perayaan, perlombaan ini menjadi ruang interaksi lintas sektor yang diyakini dapat meredakan ketegangan kerja dan meningkatkan rasa kekeluargaan di lingkungan pemerintahan.


“Semangat kemerdekaan harus diterjemahkan dalam semangat melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” pungkas KH. Imam Hasyim. (Yud) 

Bagikan:

Komentar