![]() |
| MoU Balai Bahasa Jawa Tengah dengan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). (Dok/Istimewa). |
![]() |
| MoU Balai Bahasa Jawa Tengah denga Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP).(Dok/Istimewa). |
Dalam kesempatan itu, Dwi Laily menegaskan bahwa ada banyak program yang dapat dijalankan bersama, antara lain BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing), UKBI (Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia), penerjemahan, dan program magang berkarya. Ia juga berharap aplikasi Senarai Istilah Budaya Jawa (SiBaja) dapat ditautkan di laman FKIP UMP.
Sementara itu, Dekan FKIP UMP, Elly Hasan Sadeli, menyebut kerja sama ini sebagai momentum berharga bagi mahasiswa calon guru bahasa. “Penandatanganan ini akan memperkuat kompetensi kebahasaan serta pengkajian bahasa dan sastra Indonesia. Kami sangat mendukung semangat kolaborasi dan pengutamaan bahasa negara,” ujarnya.
Pada hari yang sama, penandatanganan RKS juga dilakukan bersama Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unsoed, bertempat di Ruang Dekan FIB. Hadir dalam acara itu Dekan FIB, Prof. Dr. Ely Triasih Rahayu, M.Hum.; Wakil Dekan Bidang Kerja Sama, Kuntarto, S.Ag., M.Pd.I.; beserta jajarannya. Dari Balai Bahasa hadir langsung Kepala Balai, Dwi Laily Sukmawati, beserta tim kerja terkait.
Dwi Laily kembali menegaskan program kerja sama yang sama seperti dengan UMP, serta mendorong agar aplikasi SiBaja bisa diintegrasikan dalam laman FIB Unsoed. Dekan FIB Unsoed, Ely Triasih Rahayu, menyambut positif kerja sama tersebut. “Kami berharap mahasiswa FIB mendapat kesempatan sosialisasi dan simulasi UKBI, serta kerja sama pengembangan BIPA dan pembuatan bahan ajar BIPA,” ungkapnya.
Melalui penandatanganan kerja sama dengan dua kampus sekaligus ini, Balai Bahasa Jawa Tengah menunjukkan komitmennya memperkuat ekosistem literasi, kebahasaan, dan kesastraan, serta membangun sinergi nyata dengan perguruan tinggi. (Had)



Komentar