Lensajatim.id, Pasuruan –Kota Pasuruan akan dipenuhi gegap gempita ribuan peserta yang akan mengikuti Gowes Kemerdekaan yang digelar oleh Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor (PW GP Ansor) Jawa Timur. Mengusung tema “Menjaga Ukhuwah, Merawat Kemerdekaan”, acara ini menjadi simbol persatuan antara kader Ansor, ulama, santri, tokoh masyarakat, aparat TNI-Polri, dan warga, dengan total peserta mencapai sekitar 3.000 orang pada Minggu, 10 Agustus 2025.
Start dimulai pukul 13.00 WIB dari Pondok Pesantren Sidogiri, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, yang dilepas langsung oleh pengasuh pondok, para kiai, Kasatkornas Banser, dan Ketua PW GP Ansor Jatim. Rute gowes melintasi Ponpes Salafiyah dan Payung Madinah, di mana peserta berhenti sejenak untuk berziarah ke makam KH Abdul Hamid, sebelum akhirnya finis di Ponpes Darullughah Wadda’wah (Dalwa) Bangil.
Tak hanya bersepeda, panitia menyiapkan ratusan doorprize mulai dari sepeda, lemari es, hingga hadiah utama berupa paket umroh. Acara ini juga menjadi refleksi satu tahun kepemimpinan PW GP Ansor Jatim masa khidmat 2024–2028, sekaligus menyambut HUT ke-80 Republik Indonesia.
Malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan Haul Para Pejuang di Ponpes Dalwa Bangil, dihadiri Ketua Umum PP GP Ansor, Ketua MDS RA Pusat, para ulama, tokoh masyarakat, serta ribuan jamaah. Haul dikemas dengan sholawatan bersama grup Syubbanul Muslimin, sebagai wujud penghormatan terhadap perjuangan ulama dan pahlawan dalam merebut serta merawat kemerdekaan.
Sejumlah kiai khos yang telah mengonfirmasi kehadiran di antaranya KH Fuad Nurhasan (Sidogiri), KH M. Idris Hamid, KH Nailurrahman (Salafiyah Pasuruan), KH Hasan Mutawakkil Alallah (Genggong), KH R. Ahmad Azaim Ibrahimy (Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo), KH Abdullah Kafabihi Mahrus (Lirboyo), serta Abuya Ali Zainal Abidin bin Hassan Baharun (Dalwa Bangil). Hadir pula kepala daerah dari Pasuruan, Probolinggo, Gresik, Sidoarjo, serta jajaran TNI-Polri setempat.
Ketua PW Ansor Jatim menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan, jika terjadi sedikit gangguan arus lalu lintas. “Insyaallah semua ini demi mempererat silaturahmi dan menguatkan semangat kebangsaan,” ujarnya. (Had)


Komentar