|
Menu Close Menu

Dermaga Baru di Madura Jadi Bukti Keseriusan Pemprov Jatim, Formad Beri Apresiasi

Selasa, 16 September 2025 | 12.47 WIB

Jembatan Suramadu. (Dok/Antara Jatim). 
Lensajatim.id, Surabaya– Forum Mahasiswa Madura (Formad) Jabodetabek menilai Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menunjukkan komitmen kuat dalam membangun Pulau Madura. Hal ini tercermin dari keberhasilan pembangunan sembilan dermaga selama periode pertamanya memimpin Jawa Timur.


Ketua Umum Formad Jabodetabek periode 2025–2026, Mohammad Saleh, mengatakan bahwa pembangunan dermaga sangat vital untuk mendukung mobilitas masyarakat, distribusi logistik, sekaligus mendorong aktivitas ekonomi dan pariwisata di wilayah kepulauan Madura.


“Saya melihat komitmen kuat Ibu Gubernur dalam membangun Pulau Madura. Itu bisa dilihat dari sembilan dermaga yang dibangun selama beliau menjadi gubernur di periode pertama. Saya berharap di periode kedua ini akan ada lebih banyak dermaga yang dibangun,” ujar Saleh, Senin (15/9/2025).


Sebagai mahasiswa asal Madura yang kini merantau ke Jakarta, Saleh mengaku selalu mengikuti perkembangan pembangunan di tanah kelahirannya. Menurutnya, pembangunan sembilan dermaga merupakan langkah strategis karena memberi manfaat luas bagi masyarakat kepulauan, termasuk memperlancar akses wisatawan menuju destinasi unggulan seperti Pulau Gili Iyang.


Selain memudahkan transportasi laut, dermaga juga membuka peluang perdagangan lebih layak, memperkuat perekonomian lokal, sekaligus menghubungkan Madura dengan daerah lain.


Adapun sembilan dermaga yang dibangun Pemprov Jatim selama lima tahun terakhir yakni:


Pelabuhan Dungkek, Sumenep (Rp43 miliar),


Pelabuhan Gili Mandangin, Sampang (Rp10 miliar),


Dua pelabuhan di Bawean untuk kapal penumpang dan kapal kargo,


Pelabuhan Masalembu, Sumenep (Rp20 miliar),


Pelabuhan Kangean dan Sapeken (masing-masing Rp1 miliar),


Revitalisasi dermaga di Pulau Gili Iyang dan Gili Ketapang, Sumenep untuk mendukung sektor pariwisata.



“Keberadaan dermaga tentu memudahkan akses wisatawan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” tambah Saleh, pemuda asal Sampang ini.


Formad menegaskan, pembangunan infrastruktur transportasi laut merupakan fondasi penting bagi kemajuan Madura sebagai bagian integral dari Jawa Timur. (Had) 

Bagikan:

Komentar