![]() |
| Ning Lia Istifhama, Anggota DPD RI asal Jatim saat menerima penghargaan dalam ajang Legislatif Jatim Award 2025.(Dok/Istimewa). |
Direktur Pemberitaan JTV, Abdul Rochim, menjelaskan bahwa penghargaan ini diberikan kepada legislator yang dinilai konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat serta berkontribusi nyata bagi pengembangan masyarakat dan konstituennya.
“Apresiasi ini ditujukan kepada para legislator yang benar-benar hadir untuk masyarakat. Mereka yang bukan hanya sekadar menjalankan fungsi formal, tetapi juga aktif memperjuangkan aspirasi rakyat di ruang kebijakan,” ujarnya.
Dalam ajang ini, Ning Lia dianugerahi penghargaan untuk kategori “Kinerja Terbaik dalam Menjembatani Komunikasi Pembangunan Pemerintah Pusat dan Daerah.” Selama ini, ia dikenal aktif menjadikan kantor DPD RI sebagai ruang terbuka untuk menyerap aspirasi publik, sekaligus konsisten memperjuangkan isu strategis seperti keadilan gender, pemberdayaan masyarakat akar rumput, hingga penguatan modal sosial melalui kolaborasi dengan komunitas dan mitra pembangunan.
“DPD RI harus menjadi garda depan dalam memperjuangkan suara daerah di tingkat pusat. Bagi saya, politik adalah ruang kebermanfaatan, sebagaimana prinsip khoirunnas anfauhum linnas, sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain,” tegas Ning Lia dalam sambutannya.
Dalam wawancara, Ning Lia yang juga dijuluki Senator Cantik ini menekankan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap demokrasi. Ia berharap legislator, baik di pusat maupun daerah, benar-benar menjadi saluran aspirasi sekaligus agen perubahan positif.
“Kita harus menjaga trust masyarakat. Bagaimana pemerintah daerah menghadirkan kebijakan positif, bagaimana aspirasi rakyat benar-benar dijaga, dan bagaimana demokrasi terus kita perbaiki dari dalam. Minimal, senator harus menjadi ruang speak up untuk kepentingan rakyat,” jelasnya.
Sebelumnya, Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) juga menempatkan Ning Lia sebagai Wakil Rakyat Paling Disukai di Jawa Timur pada survei Agustus 2025.
Dalam pandangannya, peran legislator juga harus dikaitkan dengan posisi Indonesia di kancah internasional. Menurutnya, kesepakatan internasional Presiden Prabowo, seperti Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA), kelancaran ekspor, hingga penerimaan tenaga kerja di luar negeri, perlu dibarengi dengan penguatan pembangunan daerah.
Di akhir pidatonya, Ning Lia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada keluarga, masyarakat, serta kolega.
“Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah SWT atas penghargaan ini. Saya berterima kasih kepada suami, orang tua, keluarga besar, dan masyarakat yang telah mempercayakan amanah senator kepada saya. Sebagai perempuan yang lahir dan besar di lingkungan padat penduduk, saya ingin terus mengambil peran positif dalam pembangunan Jawa Timur,” ungkap putri ulama kharismatik KH Maskur Hasyim itu. (Had)


Komentar