|
Menu Close Menu

BPBD Surabaya Sosialisasi Pembentukan Pesantren Tangguh Bencana di Ponpes Bismar Al Mustaqim

Rabu, 19 November 2025 | 10.33 WIB

Kegiatan Sosialisasi Pembentukan Pesantren Tangguh Bencana di Pondok Pesantren Bismar Al Mustaqim oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Surabaya— Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya menggelar sosialisasi Pembentukan Pesantren Tangguh Bencana di Pondok Pesantren Bismar Al Mustaqim, Selasa (18/11/2025). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kesiapsiagaan santri menghadapi potensi bencana alam maupun non-alam.


Sosialisasi tersebut menghadirkan materi dari sejumlah instansi, termasuk Satpol PP, BPBD, serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya. Para pemateri memberikan penjelasan mengenai mitigasi, evakuasi, serta penanganan awal bencana di lingkungan pesantren.


Pengasuh Ponpes Bismar Al Mustaqim, Prof. Dr. KH. Moh. Mukhriojin, menekankan pentingnya kesiapsiagaan bagi seluruh santri.


“Kita tidak pernah tahu kapan bencana itu datang. Oleh karena itu, setiap santri harus memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam menangani bencana, baik alam maupun non-alam,” ujar KH. Mukhriojin.


Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga dilanjutkan dengan simulasi penanganan bencana. Para santri diajak terlibat langsung dalam latihan evakuasi dan penanganan keadaan darurat untuk memastikan mereka memahami langkah yang harus dilakukan bila bencana terjadi.


Simulasi tersebut disambut antusias oleh para santri. Mereka menilai kegiatan ini sangat bermanfaat, terlebih karena pesantren merupakan lingkungan padat penghuni dan memerlukan sistem kesiapsiagaan yang maksimal.


Pria yang akrab disapa Gus Khozin itu berharap program Pesantren Tangguh Bencana dapat memperkuat kemampuan para santri dalam menghadapi situasi darurat.


“Semoga dengan adanya Pesantren Tangguh Bencana ini, santri di Kota Surabaya dapat lebih siap dan tangguh dalam menghadapi berbagai situasi darurat,” ujarnya. (Had) 

Bagikan:

Komentar