![]() |
| Ning Lia, Anggota DPD RI asal Jawa Timur saat hadir dan acara CHAMPION Sidoarjo Challenge Show 2025.(Dok/Istimewa). |
Hadir dalam acara tersebut, Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, memberikan perhatian khusus terhadap perkembangan olahraga berkuda. Menurutnya, equestrian bukan hanya olahraga prestisius, tetapi juga ruang pembinaan bagi generasi muda yang memiliki minat dan bakat.
Dalam keterangannya, Senator yang akrab disapa Ning Lia itu menegaskan pentingnya pemerataan akses latihan berkuda, terutama bagi atlet muda dari kalangan ekonomi menengah ke bawah.
“Latihan berkuda memang tidak murah. Mulai dari perawatan kuda hingga fasilitasnya membutuhkan biaya besar. Maka perhatian pemerintah dan stakeholder sangat diperlukan agar semakin banyak anak muda yang punya potensi dapat kesempatan berlatih dengan biaya lebih terjangkau,” ujar Ning Lia pada Sabtu (15/11).
Ia menekankan bahwa prestasi tidak seharusnya lahir hanya dari kalangan tertentu. Menurutnya, jika dukungan pemerintah hadir melalui subsidi latihan, keringanan biaya kompetisi, atau penyediaan fasilitas memadai, maka lebih banyak talenta lokal akan muncul dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Latihan mungkin masih berbayar karena perawatan teknis tidak sederhana, tetapi lomba bisa digratiskan atau disubsidi. Dengan begitu, semangat kompetisi tetap terjaga dan akses atlet semakin terbuka,” tambahnya.
Ning Lia menilai bahwa pembinaan yang terstruktur dan penguatan ekosistem equestrian sangat penting untuk masa depan olahraga berkuda, terutama di Jawa Timur. Ia berharap pemerintah daerah maupun pusat memberi perhatian lebih pada sektor ini agar berkembang secara merata.
Sementara itu, penyelenggara sekaligus Anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo, Zahlul Yussar, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Ning Lia yang dinilai memberikan dukungan moral besar bagi komunitas equestrian di Sidoarjo.
“Saya mengucapkan beribu terima kasih atas kedatangan Ning Lia di acara ini. Kehadiran beliau memberi semangat bagi para atlet dan seluruh penyelenggara,” ujarnya.
CHAMPION Sidoarjo Challenge Show 2025 juga menjadi wadah pembinaan berjenjang, mempertemukan pelatih, pemilik kuda, hingga calon atlet muda dalam satu arena kompetisi. Dengan dukungan berkelanjutan dari pemerintah, komunitas, dan pihak penyelenggara, diharapkan atlet equestrian Indonesia dapat semakin sering mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. (Had)


Komentar