![]() |
| KH Ahmad Halimy, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sumenep.(Dok/Istimewa). |
Lensajatim.id, Sumenep— KH Ahmad Halimy secara resmi dilantik sebagai Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sumenep. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kepala Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) di Kantor Kementerian Agama Sumenep. Jabatan baru ini sekaligus menegaskan komitmennya untuk meneruskan dan memperkuat persiapan pemberangkatan jamaah haji tahun 2026.
Dalam tugas barunya, KH Halimy menegaskan bahwa seluruh tahapan yang sudah berjalan akan dilanjutkan secara terukur. Ia menargetkan pelayanan menjadi lebih maksimal, efisien, serta memberikan kemudahan bagi jamaah yang akan melaksanakan ibadah haji.
Langkah awal yang kini menjadi prioritas, kata KH Halimy, adalah memastikan seluruh jamaah yang terjadwal berangkat pada 2026 menerima pemberitahuan resmi dari pihaknya. Jamaah diminta segera mempersiapkan dokumen administrasi yang menjadi syarat keberangkatan.
“Jamaah terpanggil tahun 2026 segera diberitahu, kemudian diminta melengkapi berkas yang diperlukan seperti paspor dan biovisa,” ujarnya, Sabtu (29/11/2025).
Selain dokumen keberangkatan, proses pelunasan biaya haji juga mulai dilakukan. Namun, mekanisme pembayaran tetap harus melalui pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu untuk memastikan status istitho’ah jamaah.
“Pelunasan biaya haji dilakukan setelah jamaah memeriksakan kesehatan. Sekarang sudah masuk tahap pelunasan, mas,” tambahnya.
KH Ahmad Halimy menegaskan bahwa kepemimpinannya akan diarahkan pada peningkatan kualitas layanan, mulai dari proses administrasi hingga pendampingan jamaah menuju keberangkatan.
“Kami akan memberikan yang terbaik bagi masyarakat Sumenep. Pelayanan harus makin cepat, tepat, dan transparan,” tuturnya.
Dengan komitmen tersebut, proses manajemen haji di Sumenep diharapkan berjalan lebih tertib, mudah dipahami, dan memudahkan jamaah setiap tahapnya hingga pemberangkatan tahun 2026. (Yud/Had)


Komentar