|
Menu Close Menu

Presiden Prabowo Lantik Arif Satria dan Amarulla Octavian Pimpin BRIN: Dorong Riset dan Inovasi untuk Kemandirian Bangsa

Selasa, 11 November 2025 | 10.59 WIB

Prosesi pelantikan Kepala dan Wakil Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta.(Dok/Istimewa).
Lensajatim.id, Jakarta- Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Arif Satria sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Amarulla Octavian sebagai Wakil Kepala BRIN. Pelantikan berlangsung khidmat di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025).


Pengangkatan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 123/P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional.


Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya peran riset dan inovasi dalam memperkuat kemandirian bangsa. Ia berharap kepemimpinan baru BRIN dapat membawa semangat baru dalam mempercepat kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia.


Usai dilantik, Arif Satria menyampaikan komitmennya untuk menjadikan BRIN sebagai motor penggerak inovasi nasional yang berdampak langsung bagi masyarakat dan pembangunan berkelanjutan.


“Langkah strategis ke depan adalah melakukan konsolidasi nasional di bidang riset dan inovasi. Kolaborasi perlu diperkuat, baik secara horizontal antarlembaga maupun secara vertikal dengan pemerintah daerah,” ujar Arif.


Arif yang sebelumnya menjabat sebagai Rektor IPB University itu juga menekankan bahwa riset BRIN akan diarahkan untuk menghasilkan terobosan yang relevan dengan kebutuhan bangsa, mulai dari ketahanan pangan, energi terbarukan, kesehatan, hingga teknologi industri.


Ia menambahkan, Presiden Prabowo memiliki komitmen kuat untuk menempatkan riset dan inovasi sebagai pilar utama pembangunan ekonomi nasional. “Presiden sangat menaruh perhatian besar terhadap peran riset. Beliau ingin agar inovasi benar-benar menjadi tulang punggung kemandirian ekonomi dan daya saing bangsa,” kata Arif.


Sementara itu, Amarulla Octavian, yang sebelumnya menjabat sebagai Rektor Universitas Pertahanan (Unhan), menyatakan siap bersinergi dengan berbagai lembaga riset dan perguruan tinggi untuk memperkuat ekosistem inovasi nasional.


Dengan kepemimpinan baru ini, BRIN diharapkan mampu melahirkan berbagai kebijakan berbasis sains dan teknologi yang mendukung visi Indonesia menjadi negara maju dan berdaulat secara ilmu pengetahuan. (Red) 

Bagikan:

Komentar