|
Menu Close Menu

GP Ansor Sumenep Siapkan Gugus Tugas dan Pemetaan Wilayah Rawan Bencana

Sabtu, 13 Desember 2025 | 21.53 WIB

PC GP Ansor Kabupaten Sumenep saat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapsiagaan bencana di Kantor PC GP Ansor Sumenep.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Sumenep – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Sumenep terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam. Salah satunya dilakukan melalui rapat koordinasi (rakor) kesiapsiagaan bencana sebagai langkah mitigasi dini di wilayah Kabupaten Sumenep.


Ketua PC GP Ansor Sumenep, KH. Qumri Rahman, menegaskan bahwa rakor tersebut menjadi bagian penting dari komitmen organisasi dalam merespons ancaman bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu.


“PC GP Ansor Sumenep segera membentuk gugus tugas tanggap bencana agar penanganan di lapangan bisa lebih cepat, terarah, dan terkoordinasi,” ujar KH. Qumri Rahman, Sabtu (13/12/2025).


Ia menjelaskan, melalui Barisan Ansor Serbaguna (Banser) satuan Bagana, GP Ansor Sumenep akan melakukan pemetaan wilayah rawan bencana. Pemetaan tersebut meliputi daerah rawan banjir serta potensi bencana alam lainnya yang kerap mengancam sejumlah wilayah di Sumenep.


“Pemetaan ini sangat penting sebagai dasar penyusunan langkah antisipasi yang lebih dini dan tepat sasaran,” jelasnya.


Selain pemetaan, Banser Bagana juga akan menggelar kegiatan bersih-bersih lingkungan, terutama di kawasan rawan banjir. Upaya ini difokuskan pada penanganan sampah yang berpotensi menyumbat aliran air dan memicu banjir.


“Langkah sederhana seperti membersihkan lingkungan memiliki dampak besar dalam upaya pencegahan bencana, khususnya banjir,” kata KH. Qumri.


Dalam rangka memperkuat kesiapsiagaan, PC GP Ansor Sumenep juga akan menjalin koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, di antaranya TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci utama dalam penanggulangan dan penanganan bencana.


“Kami menyadari tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dengan semua pihak sangat dibutuhkan agar penanganan bencana berjalan maksimal,” tegasnya.


Lebih lanjut, PC GP Ansor Sumenep akan menginstruksikan seluruh jajaran pengurus, mulai dari tingkat PAC, Satkoryon, Ranting, hingga Satkorkel, untuk melakukan langkah-langkah antisipatif di wilayah masing-masing.


“Mulai dari menjaga kebersihan lingkungan hingga aktif berkoordinasi dengan stakeholder setempat,” tambah KH. Qumri.


Sebagai bagian dari rangkaian mitigasi bencana, GP Ansor Sumenep juga akan menggelar apel kesiapsiagaan bencana. Apel tersebut menjadi simbol kesiapan kader Ansor dan Banser untuk selalu hadir di tengah masyarakat saat terjadi kondisi darurat.


“Kami ingin Ansor selalu sigap dan hadir membantu masyarakat dalam kondisi apa pun,” pungkasnya. (Yud) 

Bagikan:

Komentar