|
Menu Close Menu

Komisi C DPRD Jember Dorong APH Turun Usut Dugaan Pemotongan Proyek P3TGAI

Senin, 15 Desember 2025 | 14.13 WIB

Ketua Komisi C DPRD Jember, Ardi Pujo Prabowo. (Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Jember– Komisi C DPRD Kabupaten Jember memastikan akan segera memanggil pihak-pihak terkait, termasuk organisasi perangkat daerah (OPD), menyusul mencuatnya dugaan pemotongan anggaran proyek Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) yang melibatkan Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA).


Ketua Komisi C DPRD Jember, Ardi Pujo Prabowo, menegaskan bahwa dana proyek P3TGAI merupakan program nasional yang peruntukannya sudah jelas dan harus diterima langsung oleh kelompok HIPPA melalui rekening masing-masing.


"Dana pembangunan itu mestinya masuk ke rekening HIPPA. Jika memang ditemukan ada pemotongan atau rekayasa, kita akan meminta aparat penegak hukum (APH) untuk turun dan memprosesnya,” tegas Ardi Pujo Probowo, Senin (15/12/2025) kepada Lensajatim.id.


Ardi menekankan bahwa proyek P3TGAI merupakan program strategis pemerintah pusat yang bertujuan mendukung ketahanan pangan nasional, sehingga tidak boleh dimanfaatkan oleh kelompok atau oknum tertentu.


"Ini program nasional, program Presiden. Kami tidak ingin ada pihak-pihak yang bermain, baik dari HIPPA sendiri maupun dari luar. Peruntukannya sudah jelas,” ujarnya.


Sebagai langkah awal, Komisi C DPRD Jember akan memanggil OPD terkait, termasuk Dinas Pertanian, untuk meminta klarifikasi dan memastikan mekanisme penyaluran anggaran sesuai dengan regulasi yang berlaku.


"Intinya jangan ada yang macam-macam. Ini program Presiden. Kalau ada yang bermain, kami tidak segan meminta APH turun langsung,” tegasnya.


Terkait isu adanya konsorsium dalam pelaksanaan proyek P3TGAI, Ardi menegaskan bahwa secara aturan, anggaran proyek tersebut seharusnya langsung masuk ke rekening kelompok HIPPA, bukan dikelola pihak lain.


Sementara itu, berdasarkan temuan lapangan, kesaksian sejumlah ketua HIPPA, hingga laporan resmi ke aparat penegak hukum, dugaan pemotongan anggaran proyek P3TGAI di Kabupaten Jember diduga bukan hanya melibatkan satu atau dua orang.


Indikasi kuat mengarah pada adanya permainan sistematis yang melibatkan aktor-aktor besar yang selama ini diduga bersembunyi di balik layar. Kondisi ini membuat publik menunggu keseriusan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dalam menindaklanjuti laporan yang telah masuk.


Sebelumnya, media Lensajatim.id telah memberitakan pengakuan demi pengakuan dari sejumlah pihak terkait proyek P3TGAI di Jember, yang dinilai semakin memperjelas dugaan praktik pemotongan anggaran tersebut. (Eko) 

Bagikan:

Komentar