|
Menu Close Menu

Dorong Pemerataan Informasi SNBP 2026, Anggota Komisi X DPR RI Minta Sekolah Aktif Kawal Pendaftaran Siswa Berprestasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 23.58 WIB

Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PKB Muhammad Hilman Mufidi.(Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Jakarta — Dibukanya pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 pada Kamis (8/1/2026) mendapat perhatian dari Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhammad Hilman Mufidi. Ia menegaskan pentingnya peran aktif sekolah dalam proses pendaftaran agar siswa berprestasi memperoleh kesempatan maksimal melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri.


Hilman menekankan perlunya koordinasi yang kuat antara Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Menurutnya, koordinasi lintas kementerian menjadi faktor penting agar informasi terkait SNBP tersampaikan secara merata hingga ke daerah.


“Kemendiktisaintek perlu berkoordinasi secara intensif dengan Kemendikdasmen, sehingga informasi SNBP bisa diteruskan secara efektif ke daerah melalui dinas pendidikan,” ujarnya, Kamis (8/1/2026).


Ia menjelaskan, peran dinas pendidikan daerah sangat strategis dalam menyukseskan pelaksanaan SNBP 2026. Dinas pendidikan tidak hanya diharapkan menyebarluaskan informasi, tetapi juga aktif melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah serta memberikan pendampingan teknis selama proses pendaftaran berlangsung.


“Sekolah memiliki peran yang sangat menentukan dalam SNBP. Sekolah yang berperan aktif dalam melakukan pendaftaran siswa berprestasi akan membuka peluang lebih besar bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri,” tegas Hilman.


Sebaliknya, ia mengingatkan potensi kerugian yang dapat dialami siswa apabila sekolah kurang responsif. Ketidakaktifan sekolah dalam proses pendaftaran berpotensi membuat siswa berprestasi gagal mengikuti jalur SNBP, terutama bagi mereka yang berasal dari wilayah dengan keterbatasan akses informasi.


Hilman berharap, koordinasi yang solid antara kementerian dan dinas pendidikan, ditambah sosialisasi yang masif di tingkat sekolah, mampu menghadirkan pelaksanaan SNBP 2026 yang lebih inklusif dan adil. Ia menekankan, kesempatan yang setara bagi siswa berprestasi di seluruh Indonesia harus menjadi komitmen bersama.


“SNBP jangan hanya dinikmati oleh sekolah-sekolah yang informasinya mudah diakses. Negara harus memastikan bahwa siswa berprestasi dari daerah terpencil pun memiliki peluang yang sama,” pungkasnya. (Red)

Bagikan:

Komentar