![]() |
| Anggota DPD RI Lia Istifhama dalam sebuah acara.(Dok/Istimewa). |
Menurut Lia, pengajuan dalam jumlah besar tersebut mencerminkan keseriusan pemerintah dalam memperkuat sektor pendidikan keagamaan. Ia menilai kebijakan ini menjadi angin segar bagi para guru madrasah, khususnya yang selama ini mengabdi di lembaga pendidikan swasta dengan keterbatasan fasilitas dan kepastian status kerja.
“Saya mengapresiasi langkah Kemenag yang secara serius mengusulkan 630 ribu formasi PPPK untuk guru madrasah. Ini bukan angka kecil, melainkan bentuk komitmen nyata negara dalam memperkuat pendidikan berbasis keagamaan,” ujar senator yang akrab disapa Ning Lia itu.
Ia menegaskan, guru madrasah memiliki kontribusi strategis dalam membentuk karakter generasi bangsa. Selain mentransfer ilmu pengetahuan, mereka juga berperan penting dalam menanamkan nilai moral dan spiritual yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
Menurutnya, penguatan status melalui skema PPPK merupakan langkah konkret untuk memberikan kepastian kerja dan meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik. Kebijakan tersebut juga dinilai sebagai bagian dari upaya pemerataan perhatian terhadap seluruh elemen pendidikan nasional.
Ning Lia menambahkan, aspirasi terkait status dan kesejahteraan guru madrasah telah lama disuarakan di berbagai daerah, termasuk Jawa Timur. Dengan adanya pengajuan formasi tersebut, harapan baru pun terbuka bagi ratusan ribu guru untuk memperoleh pengakuan dan perlindungan yang lebih baik.
“Madrasah adalah bagian integral dari sistem pendidikan nasional. Guru-gurunya berhak mendapatkan perhatian dan perlakuan yang adil. Langkah ini menjadi bukti bahwa negara hadir,” tegasnya.
Ia berharap proses pembahasan dan koordinasi lintas kementerian dapat berjalan lancar sehingga usulan tersebut segera direalisasikan. Lia juga menyatakan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan yang berpihak pada penguatan kualitas pendidikan madrasah.
“Semoga ini menjadi momentum memperkuat kualitas pendidikan Islam sekaligus meningkatkan kesejahteraan guru madrasah di seluruh Indonesia,” pungkasnya. (Red)


Komentar