![]() |
| Penyerahan Hasil Donasi untuk Korban Puting Beliung di Karduluk. (Dok/Istimewa). |
Penggalangan dana tersebut melibatkan sejumlah Badan Otonom (Banom) NU, serta lembaga keuangan dan amil zakat di bawah naungan NU. Dana yang terkumpul merupakan hasil partisipasi kader, anggota, dan para donatur yang tergerak membantu warga yang rumahnya rusak akibat terjangan angin kencang beberapa waktu lalu.
Adapun rincian donasi yang dihimpun meliputi Muslimat NU sebesar Rp 2.417.000, IPNU Rp 3.539.000, Fatayat NU Rp 1.410.000, Pergunu Rp 3.050.500, PMII Rp 1.231.500, serta GP Ansor Rp 1.000.000.
Dukungan juga datang dari BMT NU sebesar Rp 2.000.000 dan LAZISNU Pragaan yang menyumbang Rp 10.810.000. Seluruhnya dikumpulkan dan disalurkan melalui MWCNU Pragaan kepada warga terdampak.
Ketua MWCNU Pragaan, K. Hambali Makhtum, mengatakan bahwa gerakan penggalangan dana dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap sesama. Menurutnya, musibah yang menimpa warga Karduluk menjadi panggilan bersama untuk saling menguatkan.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh Banom NU, LAZISNU, BMT NU, dan para donatur yang telah berpartisipasi. Ini menunjukkan bahwa solidaritas warga NU tetap terjaga ketika ada saudara kita yang membutuhkan bantuan,” ujar K. Hambali Makhtum.
Ia menambahkan, donasi tersebut diharapkan dapat membantu kebutuhan mendesak warga, terutama untuk perbaikan rumah dan pemenuhan kebutuhan dasar pascabencana. Pihaknya juga memastikan penyaluran dilakukan secara terkoordinasi agar tepat sasaran.
Sementara itu, Kepala Desa Karduluk, Ahmad Faruq, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan. Ia mengakui bahwa sejumlah rumah warga mengalami kerusakan cukup parah akibat puting beliung, sehingga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.
“Atas nama Pemerintah Desa Karduluk dan warga terdampak, kami mengucapkan terima kasih atas bantuan ini. Dukungan dari MWCNU Pragaan dan seluruh Banom sangat membantu kami dalam proses pemulihan,” katanya.
Menurut Ahmad Faruq, bantuan tersebut tidak hanya meringankan beban materiil, tetapi juga memberi semangat bagi warga untuk bangkit kembali. Gotong royong yang ditunjukkan berbagai elemen masyarakat dinilai menjadi kekuatan penting dalam menghadapi bencana.
Penyaluran donasi ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk mempercepat pemulihan kondisi warga. MWCNU Pragaan bersama Banom NU juga menyatakan siap terus berkoordinasi jika masih dibutuhkan bantuan lanjutan. (MQ)


Komentar