|
Menu Close Menu

DPD RI Lia Istifhama Apresiasi Langkah Presiden Prabowo Benahi Lingkungan dari Desa hingga Ibu Kota

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23.35 WIB

Anggota DPD RI asal Jawa Timur Lia Istifhama saat wawancara dengan wartawan. (Dok/Istimewa).
Lensajatim.id, Surabaya - Anggota DPD RI, Lia Istifhama, menyampaikan apresiasi atas peluncuran gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang digagas Presiden Prabowo Subianto sebagai arah baru pembenahan lingkungan nasional. Program ini dinilai menjadi momentum penting untuk menghadirkan tata kelola kebersihan yang lebih sistematis, berkelanjutan, dan menyentuh seluruh lapisan wilayah, mulai dari desa hingga ibu kota negara.


Gerakan tersebut tidak sekadar menghadirkan perubahan visual, tetapi juga menegaskan komitmen pemerintah dalam melakukan pembenahan menyeluruh di berbagai sektor dengan langkah cepat dan terukur.


Menurut Lia Istifhama, fokus pada kebersihan lingkungan di setiap tingkatan wilayah merupakan strategi konkret untuk menghadirkan dampak langsung yang dapat dirasakan masyarakat dalam waktu relatif singkat. Pembenahan yang dimulai dari desa, kecamatan, kabupaten, kota, hingga ibu kota provinsi dan negara menjadi simbol keseriusan pemerintah dalam membangun budaya hidup bersih dan sehat.


Ia menilai gerakan ini bukan sekadar program seremonial, melainkan langkah nyata yang harus diwujudkan melalui kerja kolektif seluruh elemen, baik pemerintah pusat, daerah, maupun masyarakat.


Salah satu perhatian utama dalam gerakan ASRI adalah persoalan pengelolaan sampah yang selama ini menjadi tantangan di berbagai daerah. Lia menggarisbawahi pentingnya sistem pengolahan sampah yang modern, efektif, dan tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan.


Ia memberikan apresiasi kepada sejumlah lembaga pendidikan yang telah mengembangkan teknologi daur ulang serta alat pemusnah sampah berskala kecil yang ramah lingkungan. Teknologi tersebut dinilai mampu menjadi solusi konkret karena tidak merusak lingkungan, tidak menimbulkan bau, dan dapat dioperasikan di tingkat kelurahan maupun kecamatan.


Dalam pandangannya, kehadiran alat pengolahan sampah di tingkat wilayah paling bawah akan memangkas ketergantungan pada tempat pembuangan akhir. Sampah dapat diselesaikan lebih cepat, lebih dekat, dan lebih efisien di sumbernya.


Gerakan ASRI yang berjalan seiring dengan strategi Indonesia Incorporated diharapkan tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menghadirkan transformasi lingkungan yang berkelanjutan. Konsep ini menempatkan kebersihan, kesehatan, dan keindahan lingkungan sebagai fondasi pembangunan nasional.


Lia optimistis langkah ini mampu membangun kesadaran kolektif bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur dan ekonomi semata, tetapi juga kualitas lingkungan hidup yang menjadi penopang masa depan bangsa.


Program tersebut ditargetkan mulai direalisasikan dalam waktu dekat dengan harapan perubahan nyata dapat segera dirasakan oleh masyarakat di seluruh Indonesia. (Red) 

Bagikan:

Komentar