|
Menu Close Menu

Mahasiswa ISTTS Borong Dua Penghargaan di Ajang Flutter Fusion Competition 2026

Senin, 23 Februari 2026 | 18.27 WIB

Mahasiswa ISTTS dalam acara ajang Flutter Fusion Competition 2026 di Kampus ISTTS Surabaya. (Dok/Istimewa). 
Lensajatim.id, Surabaya— Mahasiswa Institut Sains dan Teknologi Terpadu Surabaya (ISTTS) kembali menorehkan prestasi membanggakan. Dua tim berhasil meraih penghargaan dalam ajang Flutter Fusion Competition 2026, kompetisi pengembangan aplikasi tingkat nasional yang digelar oleh GDG Surabaya bersama Flutter Surabaya.


Kompetisi ini menghadirkan dewan juri profesional, yakni Sidiq Permana (Co-Founder & CIO BBS.DEV, Google Developer Expert Android) dan Joshua de Guzman (Senior Software Engineer & Flutter GDE Filipina). Penilaian dilakukan berdasarkan aspek inovasi, fungsionalitas, pemanfaatan teknologi, serta dampak sosial dari aplikasi yang dikembangkan.


Tim pertama ISTTS meraih Juara 2 melalui aplikasi bertajuk Teman Keluarga. Tim ini beranggotakan Alexander Erick, Kevin Jonathan Halim, dan Jenny Elizabeth Alim.


Aplikasi tersebut menghadirkan platform inklusif yang mengintegrasikan manajemen kesehatan lansia dengan interaksi keluarga. Fitur unggulannya meliputi Medication Reminder, gamifikasi aktivitas harian, SOS Button, Memory Book, Family Chat Room, hingga Friend with AI. Solusi ini dirancang untuk membantu keluarga tetap terhubung sekaligus memberikan perhatian lebih bermakna bagi anggota keluarga lanjut usia.


Sementara itu, Juara 3 diraih tim ISTTS melalui inovasi Belajar Bareng App yang dikembangkan Given Lee dan Adeltrudo Donal.


Aplikasi ini merupakan Learning Management System (LMS) modern dengan fitur Multi Role Authentication, manajemen akademik, materi pembelajaran digital, sistem tugas dan kuis, hingga AI-powered Quiz berbasis Gemini. Keunggulan lainnya adalah Real-Time GPS Tracking guna mendukung efektivitas kegiatan belajar mengajar.


Adapun Juara 1 diraih tim “Pemburu Biji” dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA) yang beranggotakan Adhityandi Anggara Putra, Haykal Aulil Albab, Muhammad Dzaki Salman, dan Candra Bagus Ainur Rochman.


Juara Harapan 1 diraih tim “YesKing” dari ITB Widyagama Lumajang. Sementara Juara Harapan 2 diraih tim “Pengen Menang Pliz” dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS).


Aplikasi peraih Juara 1 bertajuk NantiFit menghadirkan solusi kesehatan terpadu berbasis Artificial Intelligence dan teknologi cloud. Mendukung Sustainable Development Goal (SDG) 3: Good Health and Well-being, aplikasi ini dilengkapi fitur Smart Nutrition Tracking, Scan Food berbasis multi-layer AI, Exercise Counter dengan Computer Vision, AI Fitness & Motion Tracking, serta Personalized Planning & Advisor.


Penyelenggaraan Flutter Fusion Competition 2026 menjadi bukti komitmen komunitas teknologi dalam menumbuhkan talenta digital Indonesia. Ajang ini tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga wadah kolaborasi dan pembelajaran bagi mahasiswa pengembang aplikasi.


Prestasi dua tim ISTTS menegaskan bahwa generasi muda Surabaya memiliki kapasitas dan daya saing tinggi di bidang teknologi, khususnya pengembangan aplikasi berbasis Flutter. Capaian ini sekaligus memperkuat posisi ISTTS sebagai kampus yang konsisten melahirkan inovator digital berdaya saing nasional. (Had) 

Bagikan:

Komentar